:::: MENU ::::

Selamat datang di Weblog pribadi saya. Semoga informasi yang saya berikan bermanfaat ya kawans!

  • Apakah Saat Ini Indonesia Siap Menjadi Pemain Utama Pada Industri Mobil Listrik Nasional?

  • Kontroversi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Di Indonesia

  • Harga BBM Naik: Inilah Alasan Kenapa Subsidi BBM Harus Dikurangi

  • 6 Hal Yang Terjadi Jika Kita Mengaktifkan Energi Nuklir Di Indonesia

  • 7 Sumber Utama Energi Masa Depan

  • Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Program Listrik 35000 MW Era Pak Jokowi

  • Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Efektif Jika Diterapkan Di Indonesia?

Senin, 07 September 2015


Ini adalah lanjutan dari postingan saya yang bisa kalian baca disini



Saya berkembang dan memulai latihan Parkour sejak Juli, 2009 bersama komunitas Parkour Jogja “Jogjakarta Ubiquitous Multitude Parkour”. Saya berlatih pada era dimana para praktisi Parkour saat itu telah menemukan sebuah metode latihan yang menarik, tidak terlalu terstruktur tetapi mereka melakukan banyak sekali repetisi gerakan yang membuat gerakan mereka sangat halus dan membuat nyaman mata ketika dilihat. 

Saya pikir saat itu mereka seperti gerombolan serdadu tentara yang sedang berlatih, tapi anehnya dengan pola latihan fisik yang keras mereka masih bisa tersenyum bahagia seakan-akan rasa lelah yang mereka rasakan lenyap begitu saja. Pengalaman pertama saya berlatih Parkour ini sama halnya yang dirasakan para pemula pada umumnya. Rasanya itu seperti tidak memiliki kaki, tangan letoynya gak ketulungan dan ketika menapaki tangga saja rasanya seperti sedang menggendongi seseorang. Padahal waktu itu pola latihanya sangat simple seperti melakukan Precision Jump, General Landing, Rolling dan Basic Climb Up. Hanya saja gerakan-gerakan tersebut diulang-ulang beberapa kali. Disatu sisi hal ini menjadi pengalaman yang tidak enak bagi saya namun disisi lain ini menjadi pengalaman yang saya rindukan saat ini.

Saya merindukan momen dimana kami latihan keras bersama-sama sekaligus bersenang-senang bersama. Rasa letih dan lelahpun lenyap begitu saja ketika kami latihan fisik hingga bercucuran keringat, perasaan itu lenyap karena kami enjoy dan menikmati proses latihan yang kami lakukan. Pada awalnya memang rasa lelah menghinggapi selama seminggu berturut-turut, tapi setelah itu saya merasa ada yang aneh dengan tubuh saya. Saya merasakan bahwa otot-otot tubuh saya beregenerasi menjadi lebih kuat. Seakan-akan ada armor yang menghinggapi tubuh saya ini. Lalu saya tetap menjaga semangat itu dan hal tersebut membuat saya ketagihan untuk latihan setiap hari tanpa merasakan kembali lelah yang saya rasakan ketika pertama kali berlatih Parkour.


Namun saya pikir sekarang eranya sudah berbeda, saat ini eranya dimana orang-orang yang baru memulai parkour kembali menginginkan pola latihan yang bisa dikatakan ekstrim dan menguji adrenalin karena mereka ingin tampil memukau didepan orang banyak. Memang tidak ada salahnya mereka melakukan metode latihan yang membahayakan seperti itu, karena pada dasarnya orang-orang berhak menentukan jalan dan metode latihan Parkournya sendiri. 

#Tapi bagaimana dengan orang-orang yang baru memulai Parkour dari nol? 

#Bagaimana dengan mereka yang progressnya lambat? 

#Apakah kita tetap memilih diam saja membiarkan mereka melongok melihat kita bergerak?

Iya betul sekali memang jika ada orang-orang yang baru memulai latihan dan kemudian memiliki progress yang cepat. Menurut saya itu dikarenakan kondisi fisik mereka yang telah terbentuk secara alami. Tapi sebaiknya kita harus bisa saling respect dan percaya bahwa Parkour itu pada dasarnya bukan sekedar loncat-loncat. Saya ingin mengajak teman-teman sekalian untuk menapak tilas artikel “Dilusi” yang telah menampar banyak praktisi Parkour ketika pertama kali artikel tersebut diposting oleh Chris Rowat Blane, kalian bisa baca artikelnya disini

Berikut ini saya kutip perkataan yang cukup menarik yang ada didalam artikel "Dilusi":

Jika anda peduli dengan masa depan parkour, adalah kewajiban kita untuk berkembang dengan pikiran yang sehat dan memperingatkan mereka untuk tidak terburu-buru. Jika kita merasa mereka terlalu memaksa atau terburu-buru maka mereka harus belajar untuk bersabar. Jika kita tidak melakukan ini, perlahan Parkour akan mati seiring dengan melemahnya praktisi Parkour, hanya sekedar duplikat yang tidak memiliki kreatifitas, yang melemah dan semakin melemah karena banyaknya cedera latihan yang disebabkan dari memaksa diri sendiri dan kehancuran sendi.

Apakah kamu akan membantu mendilusikan Parkour dan traceur-traceur yang baru, atau apakah anda ingin membantu mengentalkan dan menguatkan mereka? 

"Melangkahlah dengan perlahan karena anda melangkah diatas mimpiku." - William Butler Yeats

Sejauh ini saya latihan secara spontanitas, tidak terstruktur dan saya latihan dengan mengikuti mood. Adakalanya saya latihan seminggu penuh, tapi adakalanya juga saya hanya bisa latihan seminggu sekali karena banyaknya aktivitas kampus yang harus saya kerjakan. Malah saking tidak terstrukturnya, pada suatu ketika saya melatih flexibility tubuh saya dengan berlatih di gymnastic tanpa pola latihan yang jelas. Ya memang saya ketagihan ketika dapat menaklukan salah satu gerakan akrobatik, tetapi saya pikir ini akan menjadi hal yang membosankan kedepannya. Saya perlu memperbaiki pola latihan saya yang spontanitas ini agar tidak terlalu monoton.  

Saat ini saya terdorong kembali untuk menyebarkan kembali semangat Parkour ketika melihat para pemula mengeluh bahwa tubuhnya terasa lelah setelah mencoba latihan Parkour pertama kali. Tapi anehnya mereka tidak kapok, dengan kondisi kaki yang lelah dan tangan yang susah digerakan itu mereka tetap antusias dengan metode latihan yang saya berikan pagi ini. Bahkan, menurut mereka pola latihan yang mereka lakukan tadi pagi jauh lebih berat daripada pola latihan yang mereka lakukan ketika pertama kali mencoba latihan Parkour. Saya merasakan nostalgia dengan apa yang mereka rasakan itu. Dari pengalaman ini saya ingin sekali memompa semangat mereka dan mengajak mereka merasakan kesenangan latihan Parkour yang pernah saya alami dulu. Bebas, latihan fisik yang keras, melakukan banyak repetisi gerakan-gerakan sederhana di Parkour sampai gerakan tersebut terasa halus dan kemudian bersenang-senang bersama. Tidak ada batasan, kami berbaur didalam wadah Komunitas.. bukan tapi sudah seperti keluarga.

Saya rasa tidak ada yang telat didunia ini, yang ada hanya apakah kita bisa bangkit dari kemunduran. Inilah saatnya untuk kita kembali menyadarkan teman-teman kita yang baru memulai latihan Parkour untuk tidak terburu-buru dalam proses latihan. Kita sebaiknya mengajak mereka untuk menikmati proses latihan walaupun pada akhirnya progress latihanya tidak terlalu cepat. Menikmati proses latihan itu sesungguhnya menyadarkan kita bahwa memperkuat sendi dan otot pada tubuh adalah investasi yang penting untuk masa depan kita.

#Apakah kita mau ketika tua nanti kita berdiam diri dikursi roda dan melihat anak dan cucu kita bermain-main dari kejauhan? Tentu saja tidak kan.

Pastinya kita ingin dimasa tua nanti, kita masih bisa berolahraga dan mengajak anak-cucu kita latihan Parkour. Atau setidaknya mengajak mereka jogging, pull-up dan bersepeda bersama-sama dan menikmati indahnya kehidupan.
Jika kalian sepakat, mari kita bersama-sama kembali menumbuhkan semangat Parkour yang sudah mulai redup. Latihan fisik dan bercucuran keringat bersama-sama kemudian bersenang-senang. Secara tidak sadar waktu yang terbuang kita pergunakan untuk memperkuat sendi dan otot tubuh kita, layaknya bermain game kita memasang armor yang kuat pada tubuh kita. Tapi hasil dari kekuatan armor tersebut sebanding dengan konsistensi latihan fisik yang kita lakukan.

Memang pemikiran seperti ini sudah menjadi hal yang kuno saat ini. Tetapi bagi kalian yang peduli dengan komunitas Parkour dan ingin mengedukasi masyarakat bahwa Parkour itu merupakan kegiatan yang tak berbahaya. Mari kita kembalikan semangat Parkour yang sesungguhnya dan menyebarkan semangat positif ini bersama-sama. 

Jangan ada lagi pemikiran bahwa Parkour itu merupakan kegiatan yang berbahaya karena sebenarnya memang benar bahwa Parkour itu bukan sekedar loncat-loncat. Jika kalian masih menganggap bahwa Parkour itu aktivitas untuk melewati rintangan dan ajang keren-kerenan saja. Kalian sangat rugi, kenapa? Esensi Parkour sesungguhnya bisa lebih dari itu. Kalian dapat menemukan banyak pengalaman didalam disiplin ini, contohnya saja Self Discipline, Public Speaking, Time Management, Mental Block, Mind Mapping dan masih banyak lagi.

Kalian para pemula, mulailah melihat Parkour dari sisi yang berbeda. Sesungguhnya Parkour itu tujuanya sama saja dengan olahraga lain. Untuk membuat tubuh ini menjadi kuat dan sehat, bukan malah untuk cedera atau memperparah kondisi tubuh karena cedera. Mulai sekarang banyak-banyaklah membaca hal-hal yang berkaitan dengan Parkour. Jangan terlalu asyik menonton Video yang keren-keren itu.. mulailah berlatih dan bersabarlah mengikuti pola latihan di komunitas kalian masing-masing.


Dan untuk kalian para praktisi yang sudah lama berlatih, jangan ke asyikan latihan sendiri dan melupakan teman-teman kita yang baru memulai latihan Parkour. Bukankah dulunya kalian pernah diposisi yang sama? Kalau bukan kalian yang mengajak mereka melakukan aktivitas yang positif ini, siapa lagi?  
Jika kalian setuju dengan ajakan saya ini, silakan kalian terapkan dari sekarang dikomunitas kalian. Apabila kalian tetap tidak setuju, setidaknya sikap respect ada pada diri kalian.



Sabtu, 05 September 2015


Foto ini dikuti dari: vimeo.com

Pada tanggal 26 Agustus 2015 yang lalu, Koh Chen Pin alias CP dari Parkour Singapore menyelenggarakan kembali event Lion City Gathering II // LCG 2016 yang telah sukses diadakan pada edisi pertama Tgl. 6-8 Februari 2015 yang lalu. Berikut seruan undanganya:
 

Welcome to the 2nd edition of Lion City Gathering, LCG2016, the biggest Parkour Gathering in Asia! Come join us in Singapore for 3 days of training at some of the best parkour spots in the world!

DATES ARE CONFIRMED: 29th to 31st January 2016!

Last year saw an immense turn out, featuring big names such as Storror Blog and Team Farang, and numerous guests from Australia, China, Vietnam, France, Indonesia, Malaysia, Japan, Philippines and many more! Check out the official LCG 2015 video here:


Here are a youtube playlist of the couple of edits from various people of the previous LCG event!:
https://www.youtube.com/playlist?list=PLbYgKhq535ao9On4M8ZnHdDz-qVgaOk6y

Do keep a look out for updates on the event page as we announce the full event details and all the special international guests from Asia and the rest of the world ;)

Check out the previous event page: https://www.facebook.com/events/1510769405853262/
Nah bagi kalian yang tertarik ikutan Event yang keren ini, gak usah pikir panjang lagi. Karena saat ini sedang banyak informasi tentang promo tiket murah Pergi ke singapura.

Mau tau rincian biaya yang akan kalian keluarkan selama mengikuti acara ini? Berikut informasi yang berhasil saya dapatkan:

#Registration Fee: FREE!
#Paspor biasa (24 Halaman): IDR. 155.000,- SUMBER 
#Penginapan: Sekitar IDR. 1.200.000,- /2 night SUMBER 
Atau kalo mau hemat, CP mungkin dapat menyediakan penginapan gratis (tidur diemperan Gymnastic atau Rumah teman2 dari PKSG). Tapi sebaiknya konfirmasi dulu ke mereka ya tentang ketersediaan tempatnya. 
#Tiket Pesawat Pergi: IDR. 264.000,- + IDR 75.000,- for Airport Tax (Terbang dari Bandung) SUMBER dan
SUMBER INI 

#Tiket Pesawat Pulang: IDR. 684.675,- IDR Include Airport Tax (Arrived in Jakarta) SUMBER 
#Konsumsi: IDR. 300.000,- / 3 day. (Sumber dari temen yg udah pernah ikutan di event sebelumnya, tapi ini tergantung pribadinya juga sih.. kalo mau lebih murah lagi.. kreatif2 cari info makan murah aja. Atau kalo gak makan sehari sekali. :D)

Total pengeluaran:
Jadi saya anggap temen-temen belum punya paspor dan ini pengalaman pertama teman2 pergi ke singapura. InsyaAllah inilah total pengeluaran yang harus temen-temen persiapkan:
IDR. 2.678.675,- (Jika menginap 2 hari di Hotel), atau
IDR. 1.478.675,- (Dapat konfirmasi tempat menginap gratis dari temen2 PKSG).
Tapi ingat kalo gak mau beda jauh dari taksiran budget yang saya berikan diatas, temen-temen harus persiapkan semuanya dari sekarang. Karena biasanya harga tiket pesawat itu fluktuatif.

Emang apa sih benefit ikutan Event ini?
Kalian bisa menambah jaringan ke temen-temen Parkour diseluruh dunia, karena event ini tarafnya sudah International Parkour Gathering. Nantinya jika ada temen kita dari luar negeri sana pengen ngerasain trip ke Indonesia, mereka gak bingung mau kontak siapa.
Selain itu, bagi kalian yang pengen Trip ke luar negeri.. Otomatis kalian juga bakal punya banyak temen diluar negeri sana. Syukur2 mereka bakal memberikan penginapan gratis juga jika kita bepergian ke Jepang, Korea, Jerman atau Inggris misalnya. Tergantung kitanya juga, ikutan event ini cuma pengen ikut-ikutan atau pengen memperkuat silaturahmi sesama Praktisi Parkour atau tidak.

Penulis ikutan event ini gak ya? JUJUR AJA MAU BANGET!
Tapi apadaya saya harus menentukan prioritas hidup, ciyeelahhh.. Uang tabungan saya saat ini udah pas-pasan buat biaya kuliah. Kalo pas kerja dulu mah, masih enteng buat tanpa mikir ikutan event ini brooh. Penghasilan masuuk terus.


Semoga aja ada keajaiban yang bisa membantu saya ikutan event ini sekaligus menjadi pengalaman pertama saya trip ke luar negeri deh ya. Aamiin.

Okedehh cukup sekian informasi event kali ini, silakan tunggu update postingan saya lainnya ya!



Source
Saya pikir banyak diantara kita yang masih bingung apa sih sebenarnya Teknik Industri itu? Bahkan bagi kalangan mahasiswa-mahasiswi yang berkuliah di jurusan ini pun sebenarnya masih banyak yang buta arah tentang Teknik Industri. Pada kesempatan perkenalan ini sebenarnya saya tidak mau menggurui siapapun, karena saya sendiri baru menekuni dan belajar tentang Ke-Teknik Industrian selama 2 semester ini saja. Baik, sekarang mari kita berimajinasi. Menurut kalian, Siapa yang berperan dalam perakitan Mobil? Lalu, Siapa yang memikirkan dan mengendalikan alur proses setelah Mobil tersebut selesai dibuat?

Orang-Orang dari Teknik Mesin? atau Teknik Elektro?  

SALAH BESAR!


Foto ini dikutip dari: www.collegescholarships.org
 
Iya, betul sekali memang apabila orang dari kalangan Teknik Mesin dan Teknik Elektro yang membuat blok mesin, sistem katup, kelistrikan, sistem pengapian, sensor komponen “Electric Control Unit” dan lain sebagainya dengan menggunakan teknologi yang canggih hingga mobilnya siap digunakan. Namun, mereka yang dari kalangan Teknik Mesin,Teknik Elektro dan Teknik lainnya ini pada prinsipnya ilmu mereka dikembangkan dengan konsep domain-spesific. Maksudnya adalah Mereka merancang dan membuat suatu mesin produksi bekerja optimal tapi hanya secara individu. 

Para engineer terdahulu melihat bahwa ada yang kurang dari sistem produksi yang mereka rancang dan kendalikan. Kenapa kok mereka bisa memproduksi suatu produk tapi mengeluarkan banyak biaya? Lalu kenapa mereka tidak bisa memenuhi banyak permintaan walaupun sebenarnya sumber daya mereka sudah cukup? Nah, dari hal-hal demikianlah asal-muasal lahirnya Teknik Industri.


Seorang Industrial Engineer pada kasus diatas akan merancang, mengendalikan, mengintegrasikan penggunaan alat-alat, mesin produksi, tata letak pabrik hingga mereka juga sampai memikirkan tentang faktor manusia (Human Factor “Ergonomi”). Saya sempat membaca artikel menarik yang ditulis oleh Pak Budi Hartono salah seorang Dosen Teknik Industri dari UGM, beliau mengatakan bahwa sebenarnya Teknik Industri itu dikembangkan dengan konsep Methodology-Driven. Itu artinya IE-ers akan dibekali dengan seperangkat metode analisis sebagai senjata andalannya. Alat analisis tersebut dapat digunakan untuk memecahkan masalah pada berbagai macam domain, tergantung di mana IE-ers tersebut bekerja.

Tujuannya adalah: sinergi, atau optimasi, atau improvement dari suatu SYSTEM.

Jadi kalo sarjana Teknik Mesin akan selalu berada di domain mechanics, Teknik Industri bisa ditugasi untuk mendesain, membuat, menganalisis SISTEM di domain apapun, asalkan sistemnya masuk dalam kategori SOCIO-technical system. Apa itu? SOCIO-technical system berarti suatu sistem yang secara dominan memiliki dua elemen utama: SOCIO (manusia) dan TECHNICAL (unsur teknologi). Disitulah IE-ers akan bekerja.

Sejauh ini pikiran kalian sudah terbuka kan tentang Teknik Industri? Atau tetep aja bingung? Lalu kalian masih mengira Teknik Industri itu adalah ilmu teknik gado-gado atau Bahasa ekstrimnya Ilmu Teknik Banci? 

Okay saya akan coba jelaskan lagi dengan gaya Bahasa yang lebih mudah dipahami. Jadi kita coba balik ke proses perakitan mobil tadi. Di dalam pabrik mobil terdapat beberapa bagian tempat produksi yang biasa pekerja pabrik sebut “Plant”. Itu terdiri dari Welding “Pengelasan”, Painting “Pengecetan”, Assembling “Perakitan” sampai pada akhirnya Mobil tersebut masuk ke bagian Quality Control

Nah, IE-ers ini nanti kerjaanya mengatur scheduling perakitan, tata letak alat-alat pabrik, mengintegrasikan mesin-mesin hingga bisa bekerja bersamaan secara optimal dalam suatu waktu tertentu. Kemudian IE-ers mencari tahu apakah Mobil tersebut terjadi Defect “kecacatan” atau tidak. Jika ada, IE-ers lah yang mengatur dan mengendalikan kembali alur perakitannya sampai menghasilkan produksi mobil dengan kualitas terbaik. Selain itu IE-ers juga memikirkan kondisi pekerja apakah mereka melakukan proses kerja sesuai dengan SOP yang benar, lalu IE-ers jugalah yang memikirkan kondisi psikologis para pekerja itu. Ya pada dasarnya IE-ers akan membuat para pekerja itu nyaman dan aman agar dapat bekerja secara optimal bersamaan dengan mesin produksi.

Jadi pada intinya, seorang IE-ers memikirkan alur produksi mobil tersebut dari hulu sampai ke hilir. Bahkan jika mobilnya sudah siap dijual, tugas IE-ers tidak berhenti sampai disitu saja. IE-ers bisa mengambil peranan penting dalam Marketing Research dan Sales Operation. Terus apakah mentok sampai disitu saja peranan IE-ers? JELAS BELUM!

Misalnya, mobil tersebut dibeli oleh perusahaan Taksi ternama. Nah IE-ers juga dapat dilibatkan kembali untuk mengatur Human Resource, Risk Management dan Cost Analysis dalam perusahaan Taksi tersebut. Jadi ranah Teknik Industri itu bukan hanya melulu di industri manufaktur saja bukan? Perusahaan yang bergerak dibidang service pun masih membutuhkan tenaga dan pemikiran seorang IE-ers. 

Lalu apa masih ada lagi kompetensi seorang IE-ers? Jelas ada, kita juga belajar bagaimana caranya memilih material bahan. Apa saja material untuk body mobil agar memiliki endurance dan kokoh? Atau campuran kimia apa saja yang dapat memperkuat dan meringankan berat suatu velg? Ya kita juga akan mepelajari hal-hal tersebut. Bahkan karena Teknik Industri itu pada prinsipnya adalah suatu ilmu yang berlandaskan SOCIO-Technical system, IE-ers juga mempelajari AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Apa sih tuh AMDAL? Itu loh ijin mendirikan suatu usaha bagi perusahaan-perusahaan yang berpotensi dapat merusak lingkungan. Jadi kita harus mempelajari AMDAL agar kita tahu bahwa ada semacam MoU apabila orang-orang disekitar lingkungan yang terkena dampak melakukan aksi protes dengan aktivitas perusahaan kita. Ya tentunya kita harus bisa respect juga dengan mereka dengan cara mencari solusi agar kita dapat mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan kita hingga mendapatkan win-win solution. Hal itu berupa teknologi yang kita gunakan untuk mengurangi dampak pencemaran dan kita sekaligus dapat memanusiakan masyarakat setempat.




Foto ini dikutip dari: www.thecb.state.tx.us

Sebenarnya masih banyak lagi loh kompetensi Teknik Industri itu, tapi kalo kalian menyangka bahwa Teknik Industri itu Ilmu yang gak penting. Kalian SALAH BESAR lagi bukan? Tapi ingat, pada akhirnya kalian juga harus bisa menentukan kompetensi mana yang ingin kalian tekuni. Apakah itu Project Management, Operational Management, Quality Engineer, Supply Chain Management, Ergonomi atau kompetensi lainnya. Tentunya kompetensi tersebut harus sesuai dengan Passion kalian masing-masing. Nah kalo kalian bisa fokus disalah satu kompetensi tersebut, kalian akan dipandang sebagai seorang yang professional dibidang itu dan kalian bisa menjadi konsultan untuk perusahaan-perusahaan multinasional nantinya.. bahkan kalian bisa menjadi CEO untuk perusahaan kalian sendiri karena kalian nantinya sudah paham betul dengan sistem yang ada di suatu perusahaan.

Kok saya sok tahu banget ya tentang Teknik Industri? Padahal baru juga masuk di semester 3, tapi gayanya udah kayak senior aja… padahal nyentuh praktikumnya aja belum.

Hey, Open your mind guys!  
Makanya banyak-banyaklah membaca, dengan banyak membaca kalian akan mendapatkan banyak inspirasi. Lagipula, saya sendiri sebelum melanjutkan ke jenjang kuliah.. saya sudah bekerja selama 3 tahun disalah satu perusahaan otomotif terbesar didunia. Ya walaupun sebenarnya posisi saya saat itu hanya sebagai “Kuli” saja, setidaknya saya dapat melihat bahwa kompetensi yang saya pilih kedepannya merupakan kompetensi yang sesuai dengan passion saya, ya jawabanya Teknik Industri ini. 

Para mahasiswa Teknik Industri ditantang untuk menerapkan engineering methodology untuk memecahkan suatu masalah Industri, baik itu didalam Industri manufaktur ataupun jasa.

Loh kok saya bisa mengikuti materi-materi Teknik Industri yang banyak hitung-hitunganya itu? Padahal saya sendiri gak menyentuh dunia akademik selama lebih dari 3 tahun?

Pada prinsipnya, saya pilih Teknik Industri itu udah sepenuh hati. Jadi apabila saya keteteran dengan materi-materi teknik industri yang banyak hitung-hitungan njelimetnya.. saya sih bawa enjoy aja. Kan kita masih bisa belajar kelompok dengan adik-adik kita yang baru lulus, gak usah gengsilah minta diajarin sama mereka.. toh mencari ilmu itu gak ada batasnya kan? Selain itu mereka-mereka yang suka mengajar juga gak ada ruginya kok, karena sesungguhnya Mengajar adalah metode belajar yang paling baik.

Okay IE-ers dan para calon IE-ers, Inilah sekelumit perkenalan tentang Teknik Industri. Semoga dengan adanya postingan ini, sudah tidak ada keraguan lagi pada temen-temen untuk memilih Jurusan yang keren ini. Jika kalian masih penasaran tentang dunia Teknik Industri, kalian bisa pantengin artikel-artikelnya Pak Budi Hartono yang ada disini

 atau.. 

Stay tuned on my blog for other Industrial Engineering articles ya!

Jumat, 04 September 2015


On Thursday, 29th May 2014, Me & Friends from Jakarta went to Taman Jajan BSD, Tanggerang City for practicing parkour with tangeRANGERS. We'd lot of things to be there, and we are very grateful to tangeRANGERS Practitioners who be able to train and assume us like a family.

This video will show us that Parkour is not about doing some movements. But, it means parkour is very exquisite because we have fun, sad, sharing, journey and encourage each other to have a good personality. That's why I Love Parkour so much!

Let's spreading a good essence about parkour to others & Happy Watching, felllas!

Translated in Bahasa / Diterjemahkan :

Pertama, Motivasi saya dalam membuat video ini adalah untuk melihat kemajuan saya berlatih parkour dalam beberapa tahun ini, dan juga membujuk semua praktisi parkour untuk menjaga nilai-nilai utama/pokok pada parkour. Di video ini saya tidak memiliki niat untuk pamer ataupun membuat diri saya menjadi terkenal. Karena saya tidak ingin begitu.

Kedua, Pada pertengahan tahun 2009 saya mengalami cedera lutut yang disebabkan oleh terlalu seringnya saya melakukan lompatan-lompatan besar, meskipun  kondisi fisik saya saat itu masih belum siap menerima beban lompatan yang besar. Hampir tiga bulan lamanya saya tidak dapat berjalan dengan normal. Kemudian saya menghabiskan banyak waktu saat itu untuk intropeksi diri.

- Apa tujuan saya berlatih parkour?
- Apakah cedera ini membuat saya menyerah untuk kembali latihan parkour?

Masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lainnya yang saya pikirkan sewaktu itu. Setelah saya mendapatkan jawaban-jawabanya, saya memutuskan untuk tetap latihan parkour. Ketika itu saya mencoba bersepeda kemana-mana, berenang, menguatkan otot tubuh bagian atas, kedua otot kaki, dan saya juga mengkonsumsi nutrisi-nutrisi untuk mempercepat penyembuhan lutut kanan saya yang cedera. Masukan-masukan itu saya dapatkan dari hasil diskusi dengan Stephane Vigroux dan Emon a.k.a Edmund Solaiman di Forum Parkour Indonesia dan Facebook. Terima kasih banyak kepada mereka atas saran dan masukannya saat itu. Semua masukan tersebut sangat banyak menolong agar kondisi cedera saya segera membaik. Materi lainnya saya dapatkan dari browsing internet. 

Yeah, saya merasa kesulitan melakukan semua itu pada awalnya. Tapi dengan semangat yang kuat, akhirnya saya dapat melakukan Running, Precision Jump, General Landing dan gerakan-gerakan dasar parkour lainnya. Saya sangat menikmati kemajuan latihan sekecil ini...

Ketiga, Setelah kondisi lutut kanan saya membaik dalam waktu 3 bulan. Saya tetap fokus berlatih menguatkan seluruh otot bagian tubuh dengan latihan fisik berupa "Strength and Conditioning" atau bisa disingkat SnC. Saya juga mencoba menghindari melakukan lompatan-lompatan besar, dropping dan gerakan-gerakan lainnya yang akan memperparah kondisi lutut saya dalam beberapa tahun setelah cedera saya kondisinya membaik.

Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman JUMPalitan (Parkour Yogya) yang selalu memotivasi dan mendorong "artian positif" kepada saya dalam berlatih parkour. 

Terima kasih juga kepada kalian semua yang telah menganggap saya bagian dari keluarga kalian.

Sekedar informasi, saya tidak pernah pergi ke dokter untuk memeriksa kondisi cedera lutut yang saya alami, karena saat itu saya tidak memiliki cukup uang dan saya juga menyadari bahwa dokter kemungkinan akan menganjurkan saya untuk berhenti latihan parkour dengan alasan agar tidak memperburuk kondisi cedera lutut saya.

Dengan kesabaran dan melakukan banyak sekali repetisi gerakan-gerakan parkour. Lalu saya juga mencoba melakukan tiap-tiap gerakan itu dengan cara yang benar, walaupun gerakan itu belum dilakukan secara sempurna. Saya merasa bahwa sekarang lutut saya kondisinya telah membaik dan malah terasa bertambah kuat karena hasil dari kesabaran dan disiplin dalam me-repetisi gerakan-gerakan parkour tadi.

Yeah, saya masih butuh latihan lebih banyak lagi...

Selamat menonton!

Musics by:
Green day - Poprocks & Coke
Angels & Airwaves - Lifeline
Carla Bruni - Quequ'un M'a Dit
Wolfmother - Vagabond

Edited by :
Rakhmat

Supported By:
www.facebook.com/JUMPalitan
www.facebook.com/parapembelakebenaran
www.twitter.com/parkouryogya
www.twitter.com/mat_rakhmat
www.instagram.com/rakhmat.setiawan
Ini adalah artikel saya yang telah diposting oleh Hipwee. Happy reading fellas!
Kadangkala, kegagalan kita anggap sebagai suatu kemunduran yang membuat kita terjatuh hingga malas untuk melakukan suatu hal. Tetapi jika kita mampu berpikir positif, kegagalan ini bisa kita jadikan teman hidup yang baik kok. Ketika kita melakukan hal yang salah, mungkin saja kegagalan tersebut adalah bentuk bahwa apa yang telah kita lakukan itu belum dilakukan secara optimal. Seperti halnya teman yang menegur kita ketika kita salah bertindak bukan?
Nah, dari sebuah kegagalan ini pula kita bisa introspeksi diri dan mendapatkan pengalaman yang berharga. Sama halnya jika kamu pernah mengalami kegagalan dalam SNMPTN, jangan berkecil hati dulu. Kecewa itu wajar, tapi kamu tetap harus harus bisa move on dan harus mempersiapkan lebih banyak usaha dan waktu supaya bisa bersaing dengan ratusan ribu orang di kesempatan berikutnya.
Move on dari sebuah kegagalan memang tidak mudah, tapi percayalah kamu akan menemukan cara yang terbaik. Dan selama kamu menunda kuliah, ada banyak lho cara alternatif agar bisa move on. Bukan hanya sekadar mengisi waktu luang, tapi kamu juga akan mendapatkan banyak manfaat selama menunda kuliah. Apa saja sih yang bisa kalian lakukan selama menunda kuliah? Yuk simak tips-tips berikut ini:

1. Bekerja Adalah Cara Menunda Kuliah yang Sangat Bijak dan Bisa Menjadikanmu Lebih Dewasa


Bekerja dan kumpulkan uang untuk biaya kuliah nanti
Terkadang orang berpendapat bahwa jika kita terjun di dunia kerja maka kita akan terlena dan malas untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Apalagi jika kita diiming-imingi dengan gaji yang besarnya menggiurkan dan jenjang karirnya jelas dan menjanjikan. Nah, kalau seperti itu tawarannya apakah kamu masih mau lanjutin kuliah?
Hey, tunggu dulu! Dunia kerja itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ketika kita bekerja, kita akan dihadapkan dengan tekanan mental yang hebat karena kita harus bisa memenuhi target-target perkerjaan. Apalagi kalau si bos kita ini pemikiranya result oriented ketimbang process oriented. Duh, kalau udah begitu rasanya ingin cepat-cepat resign deh.
Tapi kendala ini pasti akan terlewati jika kamu yang punya mental kuat untuk mengejar impian kuliah di perguruan tinggi. Jika kamu merasa ingin menyerah, cukup tersenyum dan ucapkan dalam hati:
“Aku pasti bisa melewati ini. Setahun atau dua tahun kedepan, setelah hasil tabungan dari gajiku cukup maka aku bisa melanjutkan kuliahku, dan aku gak perlu menyusahkan kedua orangtuaku lagi untuk membiayai kuliahku nanti. Cukup meminta doa yang terbaik dari mereka.”
Selama kamu bekerja, jangan lupa terus mempelajari materi-materi ujian masuk perguruan tinggi. Gak perlu belajar seabrek, sedikit juga tak apa, yang penting melakukanya secara rutin. Kamu masih punya waktu dua kali lagi untuk masuk PTN, atau banyak tahun untuk bisa lanjut kuliah di perguruan tinggi swasta.

2. Belum kuliah bukan berarti kamu tak bisa menapaki kesuksesan di masa depan. Kamu bisa mulai mencicilnya dengan cara berwirausaha

Cicil kesuksesanmu dengan memulai berwirausaha
Menjadi seorang pengusaha itu nggak ada yang namanya batasan umur ataupun persyaratan akademik. Tahu sendiri ‘kan nama-nama seperti Mark Zuckerberg, Bill Gates, Steve Jobs, Amancio Ortega, dan Almarhum Bob Sadino? Ya, itu adalah nama-nama pengusaha sukses yang tidak pernah lulus perguruan tinggi. Namun mereka berhasil mewujudkan impiannya menjadi pengusaha sukses karena dedikasi, usaha keras, ketekunan, disiplin dan motivasi yang kuat untuk sukses.
Kalau setelah sekolah nanti ternyata kamu belum diterima nih di perguruan tinggi impianmu, jangan buru-buru mengutuki dirimu sendiri. Kamu masih punya pilihan lain untuk menata masa depanmu, salah satunya bisa mencoba berwirausaha untuk mencari tambahan penghasilan sebagai modal kuliah nanti. Jika kamu belum punya cukup banyak modal, kamu bisa mencoba berbisnis dengan cara dropshipping ataureseller.
Kalau kamu punya keyakinan dengan konsep usahamu, yakinkan saja kedua orang tuamu buat menginvestasikan uangnya kepada kamu. Atau bustlah proposal kepada orang-orang yang kamu yakin memiliki potensi sebagai investor dan yang enak untuk diajak kerjasama. So, kembali lagi kepada niat kamu bukan?
Loh, kalau kita fokus di dunia wirausaha, kita bakal keteteran dong dengan materi ujian masuk perguruan tinggi nantinya? Jangan terlalu khawatir dong. Kembali lagi pada niat dan motivasimu, kenapa dulunya kamu ingin lanjut kuliah? Kalau motivasi dan niatmu kuat, kamu pasti tahu cara mengatur waktu untuk bisnis dan belajar, dan kamu akan tetap bisa mewujudkan impianmu untuk kuliah.

3. Jadi Pengajar Freelance tak hanya memberimu gaji dan pengalaman bekerja, tapi juga networking luas yang bermanfaat untuk masa depanmu

 Asah networking dan softskill sebagai Pengajar Freelance
Menjadi pengajar freelance bagi sebagian orang merupakan pekerjaan yang sangat seru. Karena kita akan dihadapi dengan berbagai macam watak anak-anak, apalagi kalau kita di tugaskan untuk membimbing anak-anak ekspatriat yang keseharianya menggunakan bahasa inggris sebagai mother tongue mereka.
Wah, pengalaman ini dapat menjadi kesempatan kamu untuk memperkaya perbendaharaan kata dan memperlancar pengucapan bahasa inggrismu. Ini juga bisa jadi kesempatan untuk menambah koneksi, apalagi kalau orangtua mereka punya jabatan tinggi dan mapan. Siapa tahu mereka melihat potensi kamu dan tiba-tiba ngajak kamu ke dalam projectnya mereka?
Saat ini untuk menjadi pengajar freelance gak susah-susah amat kok. Kamu cukup mencari di internet lowongan pengajar freelance dan kamu akan menemukan seabrek informasi terkait profesi ini. Kamu juga bisa bertanya kepada teman yang sudah terjun langsung sebagai pengajar freelance dan memintanya memberikan networking. Pengajar freelance ini juga tersedia bagi lulusan SMA lho.
Kalau kamu punya kemampuan komunikasi yang baik, terutama lancar berbahasa inggris, itu sudah bisa jadi modal yang cukup. Toh, kamu nantinya hanya membantu mereka untuk mereview pelajaran-pelajaran SD, SMP, atau SMA  mereka. Profesi ini juga masih bisa kamu lanjutkan lho ketika berhasil masuk ke perguruan tinggi impianmu nantinya, karena tidak akan menguras banyak waktu belajar.

4. Leburkan kesedihanmu dan puaskan hasratmu dengan traveling, pilihan yang tepat untuk move on

Puaskan hasratmu selama menunda kuliah dengan hal-hal baru di tempat yang berbeda
Jika orang tua kamu bisa memberi uang saku lebih kepadamu, mungkin traveling adalah pilihan yang efektif untuk bisa move on dari kegagalan SNMPTN. Kamu bisa mengunjungi negara-negara lain yang juga menyimpan keindah lain yang tak dimiliki oleh Indonesia. Wawasanmu pun akan bertambah dan perjalananmu ini bisa membantumu menemukan jati diri.
Tapi jika memang budget kalian tidak mencukupi untuk keluar negeri, melanglang buana di kota-kota di dalam negeri ini juga sangat menarik kok. Gak Cuma menarik, keanekaragaman budaya dan bahasa membuat kalian tambah cinta pada Indonesia. Selain murah, kamu juga bisa searching gimana caranya jalan-jalan murah mengelilingi Indonesi.
Tak hanya untuk bersenang-senang, tapi kamu juga akan mendapatkan banyak pengalaman istimewa yang belum pernah dirasakan oleh teman-temanmu di bangku perkuliahaan nanti. Pengalaman itu mahal dan berharga banget, dan jati diri seseorang bisa terbentuk oleh banyaknya pengalaman yang mereka lalui.
Nah, kalau misalnya kamu tak punya budget sama sekali, apa kamu masih bisa travelling? Be creative! Banyak lho, lowongan-lowongan kerja yang kerjaanya jalan-jalan terus dibayar pula. Seperti travel writer, atau lebih lengkapnya sahabat hipwee bisa baca di artikel Hipwee yang ini.
Sekali lagi, selama traveling jangan pernah lupa pada impianmu untuk kuliah ya guys. Review saja materi SNMPTN di sela-sela waktu perjalanan biar kamu gak ketinggalan dan kelupaan. Syukur kalau kalian punya banyak waktu untuk belajar.

5. Menuntut ilmu itu tak terbatas ruang dan waktu. Jika kamu mampu, kenapa tidak mencoba menimba ilmu di negeri orang saja?

Hidup itu cuma sekali, keluarlah dan kenali dunia dari sudut pandang yang lebih dekat (dok. pribadi)
Jika kamu terlahir dari orang tua yang mapan, kenapa kamu tak mencoba untuk menimba ilmu di luar negeri? Yakinkan kedua orang tua bahwa kamu akan sungguh-sungguh dengan pilihan ini. Tapi, sebelum memilih langkah ini sebaiknya kamu jangan terlalu hitung-hitungan dengan biaya hidup. Karena apabila kamu mengkonversi nilai mata uang di sana dengan rupiah, yang ada malah bikin kamu merasa sedih dan takut sendiri, hehehe…
Saat kamu kuliah di luar negeri, secara otomotatis kamu akan berusaha untuk survive. Kuliah dan tinggal di negara orang akan memberimu banyak pengalaman hidup yang berharga. Kamu bisa melihat dunia dari sudut pandang yang lebih luas dan membuat kita semakin membuka mata dengan wawasan yang lebih luas lagi.
Tapi kalai kamu tidak cukup kuat untuk survive kuliah di luar negeri, tak perlu bersedih karena kamu masih bisa mengulang kuliah di negeri ini. Di perguruan tinggi swasta udah gak kenal yang namanya batasan umur. Siapapun yang mampu, bisa lanjut kuliah. Jika kamu sudah kuliah diluar dan bertitle D1/D2/D3 atau sejenisnya kamu juga bisa transfer kredit semester dengan jurusan yang sama apabila universitas yang kita tuju di Indonesia memiliki regulasi itu.

6. Bergabunglah dengan komunitas adalah cara yang pintar untuk melarikan diri dari rasa kecewa. Kamu bisa menemukan keluarga kedua dan menyalurkan kreativitasmu

Keberadaan mereka seperti keluarga yang mengisi hidup menjadi lebih hidup (dok. pribadi)
Selama kamu sibuk belajar dengan persiapan SNMPTN di tahun berikutnya, pilihan bergabung dengan komunitas akan memberikanmu pengalaman yang istimewa. Di dalam komunitas, kamu akan menemukan keluarga kedua di mana satu dengan yang lainnya akan saling support. Tentunya hal ini dapat membuatmu kembali semangat dan bisa mengurangi rasa bosan kamu terhadap aktivitas yang kamu lakukan secara monoton.
Kamu bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yang bisa mewadahi kreativitas dan bakatmu dan menyalurkannya ke arah yang positif. Jika kamu pecinta kegiatan outdoor yang melibatkan olah tubuh dan adrenalin, kamu bisa ikut gabung komunitas parkour. Dengan gabung komunitas parkour kamu tak hanya melatih tubuh hingga kuat secara fisik dan mental atau self-awareness ketika melewati suatu rintangan, tapi kamu juga akan bertemu dengan orang-orang dengan berbagai jenis latar belakang.
Dengan mengenal banyak orang, tanpa disadari kita dapat mengasah soft skill sepertipublic speakinggood attitude, mindsetwiding the knowledge, networking. Atau mungkin nantinya kalian juga dapat bertemu dengan teman yang nasibnya sama dengan kamu, kamu bisa saling bertukar pikiran dengan teman-teman yang senasib, sehingga kamu tak lagi merasa menjadi orang yang gagal dan tidak beruntung.
Gagal di SNMPTN tidak akan membuat duniamu berhenti berputar kok. Bangkitlah dan perjuangkan terus impian untuk kuliah di perguruan tinggi pilihanmu di kesempatan berikutnya. Percayalah, menunda kuliah selama satu atau dua tahun dan kemudian akhirnya diterima di jurusan dan kampus impian kita, itu lebih baik daripada diterima di kampus impian tetapi jurusanya tidak sesuai dengan keinginanmu. Karena banyak mahasiswa yang akhirnya berhenti kuliah hanya karena mereka salah jurusan.
Ingat guys, jika kalian istikharah, Allah SWT pasti memberikan jalan terbaik untuk kalian. Teruslah berusaha dan berdoa supaya bisa masuk di perguruan tinggi impian kalian tanpa harus menunda kuliah ya! Semoga bermanfaat.
Kontribusi dari  | 
Banyak hal yang bikin saya betah latihan Parkour, kalo diceritain mah bisa dibikin buku kali ya? Apa aja sih?


Foto dikutip dari: thesatancorporation.deviantart.com


1. Parkour mengajari kita disiplin. Kok bisa? Coba bayangin, biasanya orang yg nyoba latihan Parkour pertama kali dan nyobain beberapa gerakan dasar Parkour mereka akan beranggapan itu adalah hal yang sulit pada awalnya. Karena tubuhnya gede lah, dia cewek lah atau kurang kuatlah. Tapi.. mindset seperti itu seketika akan hilang ketika kita terbiasa me-REPETISI gerakan tersebut. Tadinya sih emang berat ngelakuin Precision Jump secara proper. Tapi secara tidak sadar karena emang dasarnya kita suka sama Parkour yg tadinya cuma tahan ngelakuin 20 repetisi Precision dalam sekali latihan, secara ajaib bisa kita tingkatkan menjadi 100 repetisi. Esensinya adalah hal ini memang tidak bisa diraih secara instan. Kamu harus suka dulu, nantinya sifat Kedisiplinan ini akan terbentuk dengan sendirinya kok seiring dengan berjalanya proses latihan kalian.

Hebatnya lagi, pelajaran kedisiplinan dari contoh kecil ini bisa kita terapkan dikehidupan sehari-hari. Saya sendiri sudah mencoba dan merasakan manfaatnya dari proses saya melanjutkan kuliah sejauh ini. Karena apa? Kesabaran, keuletan, self awareness dan saya tahu titik kelemahan saya dimana. Pengen ngerasain hal ini juga? Yuk kita mulai dari hal yg kecil. Repetisi gerakan apapun di parkour cukup lah ya.


2. Padi, Semakin berisi, Semakin Merunduk. Inilah pepatah yang cocok dengan image anak2 Parkour kebanyakan. Ya, karena memang pada awalnya Parkour itu terkenal dengan motto "To be strong to be useful"nya. Maka suasana latihan pun sangat-sangat hangat sekali. Kalo ada Praktisi Parkour yg udah lama latihan ketika bertemu dengan wajah2 newbie didunia Per-Parkouran.. mereka akan menganggap newbie2 itu sebagai sahabatnya sendiri. Kok bisa? kan belum saling kenal? Jangan2 modus? Justru disinilah ajaibnya Parkour, karena di Parkour gak kenal senioritas dan tak ada batasan gender, umur, berat badan karena emang siapapun bisa latihan Parkour, tanpa terkecuali. Secara tidak sadarpun semua umat manusia itu sebenarnya sudah melakukan Parkour diusia belianya. Ketika kita belajar merangkak sewaktu balita, itu sebenarnya tahap awal kita diperkenalkan dengan gerakan parkour yg paling fundamental yaitu Quadrupedal Movement.


Baru sadar? Mulai dari sekarang please hilangin deh stereotype yg mengatakan kalo Parkour itu harus bisa lompat dan manjat gedung, salto atau pecicilan gak jelas. Kenapa? ya kalo kalian latihan parkour yg bener, Parkour tidak se-extreme itu kok. Malah sangat-sangat menyehatkan dan dapat memperkuat tubuh kita dengan cara yg tidak mainstream dan tentunya Gratis!

Tapi jangan salah, tetep ada sihh segelintir anak parkour.. dimana dia udah jago tapi menjadi sombong. Anehnya ada juga yg skill parkournya biasa-biasa aja.. tapi tinggi hati. Ehh.. udah gak usah dipikirin yang kayak beginian. Mending fokus latihan aja yang bener. Hahaha..


3. Hal ajaib lainnya adalah walaupun latar belakang para praktisi parkour itu berbeda-beda tapi kalo udah ngumpul dan latihan bareng, mereka gak ada yg namanya bawa2 nama instansi, almamater dsb. Disitulah asyiknya, dimana kita bisa bertemu dan bersahabat dengan orang-orang dengan latar belakang yg berbeda-beda. Saya sendiri, pernah latihan bareng seorang yg berpangkat Kapten di kesatuan khusus dalam kemiliteran dan baru-baru ini juga ada seorang berpangkat Iptu dari kepolisian yg baru lulus di akademi kepolisian dan ditugaskan di jogja. Mereka gak ada tuh yg namanya bawa2 nama instansi mereka. Kita tetep enjoy latihan bareng tanpa ada batasan layaknya sahabat sendiri. Selain itu pernah juga latihan bareng sama atlet panjat tebing dan akhirnya malah ditawarin cross training. Nah, asyik kan? Itulah segelintir alasan kenapa saya tetep bertahan latihan selama 6 tahun ini. Walaupun progress saya biasa-biasa aja.. ya enjoy aja. Do what you love! 

Dah malam nih, capek juga ngetik ini semua via hape. hahaha.

Lain kali saya akan sharing lagi deh ya. Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan kawans!


ditulis oleh: Muhammad Rakhmat Setiawan
tulisan ini dikutip dan tidak diedit sedikitpun untuk menjaga orisinalitas.
TO BE AND TO LAST (etre et durer) adalah salah satu dari sekian banyak istilah yang sering terlontar di kalangan Parkour tradisional. Tapi apa maksud dari istilah itu sebenarnya? Tergantung kepada siapa Kau bertanya, tetapi kebanyakan orang akan sepakat tentang prinsip dasar yang ada di baliknya.

Berdasar atas apa yang saya pahami, istilah tersebut mengajarkan seseorang untuk melatih tubuh dan pikirannya agar siap dan siaga kapanpun, dimanapun, dan untuk bisa bertahan selama mungkin. Istilah tersebut dimaksudkan agar seseorang harus menjadi kuat, tak hanya kuat secara fisik, tapi seseorang tersebut juga harus ulet, berpikiran bebas, percaya diri, namun tetap rendah hati. Seseorang tersebut harus belajar mandiri dan menjadi berguna bagi orang-orang yang dicintainya dan berkeinginan untuk selalu memperoleh kemajuan.

TO LAST? sebuah pepatah 'Api paling terang paling cepat padam' memang benar adanya di dalam Parkour. Apa gunanya seseorang yang cuma bisa bertahan selama 5 tahun dan harus berhenti berlatih karena nyeri lutut dan pergelangan yang patah? Seberepa berguna tubuh yang tidak bisa bergerak tanpa rasa nyeri karena digunakan secara asal-asalan selama bertahun-tahun? Perjalanan dalam Parkour tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi sebuah tontonan yang mengagumkan, Parkour dimaksudkan untuk menjadi sebuah perjalanan panjang seumur hidup dalam pencarian untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan bukan untuk terhenti hanya karena tanda-tanda penuaan mulai muncul. Tidak, tidak selagi pikiran masih muda. Tidak selagi jiwa masih menginginkan pertualangan, dan tantangan dan bermain.

Suatu hari Kau mungkin sudah tak mampu lagi melakukan lompatan seperti ketika Kau masih muda, tapi Kau masih akan cukup kuat untuk membantu cucumu melakukan Cat Leap pertamanya, benar? Kau masih akan tetap memiliki keseimbangan, pertimbangan, dan pengetahuan yang luar biasa, dan akan masih mampu melewati tembok yang tinggi jika perlu. Kau masih akan cukup aktif dan gesit untuk menjadi seseorang yang mandiri dan berguna bagi dirimu sendiri, bagi keluarga, dan teman-temanmu.

Itulah Parkour yang sebenarnya, MELOMPAT HANYALAH BAGIAN DARI DISIPLIN INI. Parkour adalah tentang mengetahui apa yang bisa Kau perbuat menggunakan apa yang Kau miliki, dan berani untuk bertindak ketika keadaan membutuhkanmu. Dan itu bisa dilatih hingga nanti di hari kita mati.

Bah!, tujuanku masih tetap untuk menjadi orang tua yang duduk di dekat meja, yang menjadi orang satu-satunya yang mampu membuka toples acar yang keras.



foto dikutip dari: crossfitthoroughbreds.com
---

Perjalan Parkour ku dimulai pada September 2003. Sebelum waktu itu, jumlah praktisi baru yang berlatih setiap minggunya masih bisa dihitung menggunakan satu tangan, dan semua berubah ketika Jump London mulai mengudara di Channel 4 di UK yang menjadi titik tolak perkembangan besar dalam Parkour. Jump Britain, sekuel dari Jump London, membawa gelombang besar berikutnya dimana ratusan hingga ribuan orang mencari di informasi mengenai Parkour di internet.

Tidak banyak informasi yang tersedia kala itu, tetapi waktu telah berubah. Sekarang sudah tersedia ratusan tutorial, artikel, dan para instruktur yang benar, yang memastikan bahwa kandungan Parkour yang sebenarnya tersedia di luar sana bagi yang berkeinginan untuk mencarinya.

Sekarang laju perkembangan Parkour sulit untuk dijaga. Setiap film aksi Hollywood harus memiliki adegan kejar-kejaran di atas atap setelah atau sebelum adegan kejar-kejaran menggunakan mobil, dan istilah Parkour and Freerunning telah menjadi akrab dengan mayoritas dunia barat dan jauh melampaui itu.

Jadi, melihat hal ini, saya tidak perlu lagi khawatir dengan perkembangan disiplin ini. Saya telah bertemu dengan instruktur dan praktisi yang baik dari seluruh dunia untuk mengetahui bahwa Parkour berada di tangan yang benar, dan bahkan jika media hanya menyorot bagian yang mengagumkan saja, masyarakat cukup cerdas untuk menggali sedikit lebih dalam dan menemukan apa Parkour itu sebenarnya jika mereka serius.

Saya percaya bahwa para pendatang baru akan menemukan komunitas di negara mereka dan mampu membuat keputusan terdidik mengenai siapa yang bisa dipercaya, biasanya rendah hati, dan siapa yang palsu. Mereka yang berjuang di luar selubung tipis YouTube, kompetisi RedBull(SHIT), artikel koran dan iklan TV, akan menemukan banyak informasi yang terpercaya dan orang-orang yang baik yang akan menunjukkan cara berlatih yang benar. Hampir kebanyakan media yang mengekspos Parkour hanya menunjukkan ujung dari gunung es, sedangkan kandungan yang besarnya terdapat di bawah permukaan, yang menunggu untuk disantap oleh para pemula jika mereka mau berusaha.

Harapan Saya adalah bahwa artikel yang terdiri dari 5 bagian ini bisa menjadi satu dari sekian banyak sumber terpercaya yang tersedia bagi mereka yang ingin untuk menyelam lebih dalam.

Yang berikut ini adalah lebih dari 50 nasehat dan saran yang bisa Saya berikan kepada para praktisi Parkour, dari semua tingkatan, agar mereka bisa TO BE and TO LAST dalam disiplin ini. Ini adalah kumpulan pemikiran, pengalaman, dan pendapat, baik personal maupun hasil percakapan dengan para veteran beruban, domestik maupun luar negeri selama satu dekade ke belakang.
Artikel ini akan dirilis mingguan agar lebih mudah dicerna.

Selamat menikmati


BAGIAN 1: MELATIH TUBUH

Bagian utama dari TO BE and TO LAST berhubungan dengan bagaimana Kau melatih dan mengasah kemampuan tubuhmu. Point berikut mencakup topik-topik utama yang Saya harap sudah saya ketahui ketika pertama kali berlatih.

---

1. Utamakan gerakan berkualitas tinggi


Hal ini untuk selalu mengingatkanmu bahwa Parkour adalah tentang bergerak (flow), bukan teknik individu. Sementara program SnC yang mumpuni akan membantumu untuk memperoleh kemajuan dan melindungi tubuhmu dari cidera, point keseluruhan dari menjadi kuat dan melindungi tubuhmu adalah agar Kau memiliki mesin yang fungsional dan bisa dipergunakan untuk mengeksplor lingkungan sesuai dengan keinginanmu.

Mencari kesempurnaan dalam setiap gerakan dengan selalu berlatih untuk memperoleh gerakan dengan kualitas dan standar yang tinggi, terlepas dari apapun gerakannya, harus selalu menjadi  prioritas bagi setiap praktisi Parkour. Hal ini membutuhkan repetisi secara tenang, teratur dan presisi, untuk menguasai bahkan gerakan yang paling sederhana. Semakin sering Kau berlatih untuk memantapkan teknik dasar, semakin besar kepercayaan dirimu dan semakin banyak pula 'kosa kata' gerakanmu secara keseluruhan.

Ingatlah bahwa gerakan Parkour itu sendiri adalah latihan fisik yang sangat bagus. Jika bio-mekanis dari setiap gerakanmu benar, maka gerakan itu sendiri yang akan memperkuat tubuhmu dan memperkecil kerusakan yang terjadi. Kau menggunakan seluruh tubuhmu untuk bergerak menyusuri daerah tertentu dan Kau tak bisa mengalahkan momentum yang sebenarnya ketika tubuhmu tertekan sesuai dengan apa yang Kau inginkan untuk beradaptasi dan menjadi lebih baik dalam Parkour. Berlatih gerakan sederhana, namun berkualitas tinggi secara rutin dipadu dengan latihan kekuatan yang solid akan sangat sangat berguna bagimu.

---

2. Pengejaran kekuatan

Tak peduli apakah Kau seorang pemula atau telah berlatih selama bertahun-tahun, tujuan utamamu adalah untuk menjadi lebih kuat. Rippetoe mengingatkan kita "Orang yang kuat lebih sulit untuk dibunuh dibanding orang yang lemah, dan lebih berguna secara umum".

Kekuatan adalah tanah yang subur dimana kemampuan fisik yang lainnya berkembang. Jika Kau ingin melompat lebih jauh, mencegah cidera, meningkatkan daya tahan, dan meningkatkan kepadatan tulangmu maka Kau harus menjadi lebih kuat. Ya, meningkatan kekuatanmu juga akan meningkatkan daya tahanmu. Sesorang yang bisa melakukan 50 push-ups akan bisa terus berkembang dan mampu melakukan repetisi lebih banyak jika ia meningkatkan kekuatan upper body nya.

Dan Ya, tambahan kekuatan akan juga membuatmu melompat lebih jauh dengan cara meningkatkan kemampuan tubuh untuk memberikan gaya pada objek eksternal, apabila objek eksternal tersebut adalah tanah/lantai, kita bisa mendorong tanah/lantai tersebut dengan gaya/tolakan yang lebih besar yang hasilnya adalah lompatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Sekarang telah ada ribuan buku yang dengan sangat rinci menjelaskan tentang peningkatan kekuatan, tapi untuk merangkumnya: cobalah latihan yang melibatkan beberapa sendi yang bisa diukur, lakukan secara sempurna, dan buat latihan itu semakin sulit seiring Kau berkembang.

Latihan angkat berat compound seperti squat dan deadlift harus menjadi bagian yang pokok di sini,  dan akan membantu perkembangan sistemik. Latihan angkat berat Olympic adalah latihan lain yang cukup berguna bagi mereka yang ingin memaksimalkan perkembangan tenaga.

Mempelajari bagaimana dasar-dasar melakukan Power Clean tidak akan memakan waktu terlalu lama jika di bawah arahan pelatih yang berpengalaman, dan hal ini akan memberimu metode latihan ber-impact rendah yang akan memaksimalkan penambahan tenaga seiring dengan bertambah kuatnya dirimu.

Ingatlah bahwa suatu jenis latihan tertentu merupakan latihan kekuatan bagi seseorang. Jika Kau tidak bisa melakukan 1 push up, maka latihan kekuatan yang baik untukmu adalah dengan menggunakan band (tali karet) untuk membantumu mendorong ke atas dengan postur yang sempurna, dimana ini akan menjadi tidak berguna bagi seseorang yang sudah mampu melakukan banyak push up.

Ini adalah tentang kejujuran untuk menilai dan mengenal dirimu dan kemampuanmu, dan memilih latihan kekuatan yang tepat untukmu. Angkat beban dan rompi pemberat sangat berguna karena bebannya bisa diatur dan ditingkatkan secara bertahap.

---

3. Berlatih layaknya seorang atlet

Jika gerakan adalah blueprint latihan kita, dan kekuatan adalah fondasinya, maka conditioning dengan mutu yang bagus merupakan adonan semen yang akan menyatukan semua teknik kita ketika situasi menjadi berat.

Memiliki conditioning dengan mutu yang bagus artinya Kau bisa berlatih lebih lama dan pulih lebih cepat, yang artinya jumlah jam latihan per minggu akan meningkat. Yang artinya juga, jika suatu saat Kau harus menggunakan Parkour dalam situasi hidup atau mati, Kau tidak akan pingsan di lantai setelah selama semenit melakukan gerakan yang berat dan intense di bawah tekanan.

Jika Kau serius mengenai Parkour, maka Kau mungkin telah mendapat cukup dampak dan tekanan pada sendimu tanpa berkeinginan untuk menambahnya lagi selama latihan conditioningmu, jadi memilih latihan yang lebih bersahabat dengan sendi, efektif, dan efisien adalah kuncinya. Cardiovascular memang penting, tapi tak perlu pula untuk berjoging selama berjam-jam di aspal. Berlarilah secara cepat pada permukaan yang lebih lunak. Carilah lereng yang curam dan tinggi, dan masukkan latihan sprint mendaki ke dalam pola latihanmu sebanyak 1-2 kali seminggu.
Mengangkut, mendorong, melempar atau menyeret beban yang berat seperti sebuah kereta luncur, batu besar, atau bahkan mobil selama 10 menit akan memberi keuntungan lebih besar pada kebugaran tubuhmu dibanding satu jam berlari pada treadmill.

Lakukan sekeras mungkin selama 2 menit, 4 menit, atau 10 menit, dengan atau tanpa istirahat dan Kau akan menyadari bahwa tak hanya kemampuan kerja dan daya tahanmu yang meningkat, tapi juga Kau mempertahankan tingkat kekuatanmu bersamaan dengan itu.

Bukan bermaksud mengatakan bahwa latihan cardiovascular yang lebih lama dan statis itu tidak berguna, tapi hal itu punya proporsi tersendiri dengan jumlah tertentu yang menjadi bagian dari program latihanmu, dan bukan sesuatu yang Kau lakukan setiap hari.

Tubuh manusia itu tidak bisa beradaptasi dengan berbagai macam 'stressor' dalam sekali waktu, jadi Kau tak akan bisa meningkatkan kekuatanmu secara signifikan jika Kau juga berjogging jarak jauh setiap hari. Berlatihlah secara periodik atau dalam siklus tertentu dimana Kau melatih kekuatan area tertentu sambil menjaga kekuatan area yang lain. Berhati-hatilah memilih latihannya, jangan sampai latihan yang satu malah 'menghapus' hasil latihan yang telah Kau lakukan berbulan-bulan sebelumnya.

Coba cari tentang 'TABATA' training dan 'finishers' dan jadikan sebagai bagian utama dari latihan conditioning fisikmu. Squat menggunakan beban yang dilakukan dengan postur yang benar dalam set yang banyak akan lebih berguna dibanding marathon.

4. Temukan hal yang sulit dan lakukan repetisi hingga menjadi mudah

Sulit bukan berarti tidak mungkin. hanya saja sulit berarti memerlukan konsentrasi penuh, teknik yang sempurna, dan jumlah tenaga yang tepat untuk melakukannya. Jika Kau bisa melakukannya dengan sempurna setiap saat maka itu berarti tidak sulit bagimu.
Triknya adalah temukan sebuah gerakan yang dirasa sulit, entah itu lompatan atau tantangan, dan habiskan waktu dengannya. Ulangi terus, perhatikan secara objektif setiap kali Kau melakukannya, dan usahakan untuk membuat peningkatan setiap kali. Jika Kau melompat terlalu jauh pada usaha pertama, dan terus begitu untuk 5 lompatan berikutnya, artinya Kau harus menurunkan tenagamu secara bertahap dan perlahan hingga lompatanmu bisa pas atau malah kurang.

Coba, analisa, sesuaikan, hajar, lagi, dan lagi

Ketika Kau sudah bisa melakukannya dengan benar setiap kali Kau mencobanya dan sudah terasa gampang, maka cobalah hal baru. Temukan tantangan baru, sebuah lompatan atau gerakan dan ulangi prosesnya. Gunakan pengalamanmu dari lompatan sebelumnya untuk memberimu rasa percaya diri.

Kesalahan terbesar yang sering orang-orang lakukan adalah pindah sebelum mereka bisa secara sempurna melakukan suatu hal. Seringkali masih banyak hal yang bisa dipelajari dari sebuah lompatan dibanding apa yang mereka pikirkan, mereka hanya pecicilan lompat sana sini, menjadi sedikit lebih baik saja, tapi tak pernah benar-benar MENGUASAI nya. Bisakah Kau melakukannya kalau hujan? Bisakah Kau melakukannya jika gelap?

---

5. Latih kedua sisi (Ambidexterity)

Kau tak harus benar-benar bisa mempergunakan kedua sisi tangan atau kakimu dengan sama, paling tidak Kau cukup kompetenuntu k mempergunakan sisi yang lemahmu. Saya kenal orang-orang yang mampu melakukan running jump yang jauh tanpa rasa ragu tiba-tiba tidak bisa bergerak karena harus melakukan sebuah lompatan sederhana berjarak satu kaki ke sebuah rail menggunakan kaki yang non-dominan.
Jika ketimpangan yang terjadi sebegini besar maka tentu ada sesuatu yang salah. Orang-orang semacam ini tidak hanya rugi secara keterbatasan teknik, tapi juga mereka mempertaruhkan daftar panjang dari ketidakseimbangan otot dengan menjadi dominan hanya pada satu sisi. Masalah postur dan struktur tubuh akan memicu pada rasa sakit yang kronis yang akan muncul kelak jika bukan sekarang. Layaknya bom waktu menunggu meledak.

Berita baiknya adalah Kau bisa memperbaiki hal ini dengan mudah sebelum menjadi masalah dan jika sudah menjadi masalah maka Kau bisa memulai untuk menyeimbangkan kembali tubuhmu. Tidak ada masalah dengan mempunyai satu sisi dominan, karena setiap orang begitu, hanya saja pastikan Kau melatih sisi tubuhmu yang lemah setiap minggu.
Saya menargetkan untuk melatih kedua sisi secara seimbang sebanyak 90% dari waktu latihan dan Saya menerima fakta bahwa akan ada gerakan atau lompatan yang gagal dalam kategori 10% yang tidak akan berhasil dilakukan hari ini.
Lompatan yang besar, menakutkan, dan penuh teknik yang memaksamu untuk mengerahkan seluruh kemampuanmu juga akan berhasil pada sisi yang lain? Terkadang Kau hanya perlu melakukan saja tanpa harus merisaukan untuk melakukannya juga pada sisi yang lemah. Terkadang.

Salah satu cara yang menarik untuk melatih hal ini adalah dengan berlatih seharian penuh hanya pada sisi yang lemah mu, dan Kau akan kaget melihat seberapa jauh Kau telah meningkat.

---

6. Temukan lompatan yang paling aneh dan biarkan lompatan itu sendiri yang menentukan tekniknya.

Lupakan soal nama. Lompatan favoritku adalah lompatan yang tidak bisa dikategorikan. Seperti lompatan yang mengharuskanmu melompat cukup tinggi untuk melewati tembok tapi tidak terlalu tinggi agar kepalamu tidak membentur cabang kayu di atasnya dan Kau harus berputar 74 derajat ke arah kanan dan meraih pegangan dengan tangan kirimu di sudut yang tak terlihat, tanpa kakimu menyentuh lantai. Lompatan yang sangat rumit dimana memikirkan tentangnya hanya akan membuat semakin sulit. Lompatan yang memaksa insting mu untuk mengambil kuasa tertinggi, dan biarkan tubuhmu menyesuaikan di udara.

"Wow, dia barusan..tapi, apa itu tadi?"
"Sebuah lompatan"

Orang-orang prancis itu punya pola pikir yang benar dalam hal ini. Jika mereka berbicara tentang sebuah rute, mereka tak pernah menyebut istilah cat leaps, precision jumps, turn vaults, dan wall run, tapi mereka hanya akan menunjuk dan berkata 'tac, tac, tac, tac, taaaac!' untuk menunjukan kemana mereka akan pergi, dan ini sangat hebat. Mereka lebih mengutamakan rintangannya, jalurnya, rutenya, dan arahnya, dibanding fokus pada tekniknya, dan itu sebuah jalan pemikiran yang bebas tentang parkour.

Saya masih heran melihat praktisi parkour yang pergi ke tempat latihan untuk melakukan lompatan seperti yang mereka lihat di video dan merekam aksi mereka melakukan lompatan yang persis sama. Atau mereka ke tempat latihan untuk melakukan cat leaps atau kong to precision ketimbang melihat apa yang ada di sana dan biarkan obstacle dan medannya yang menetukan gerakan.

Fokus pada obstacle!

---

7. Tes CNS mu dan sesuaikan latihanmu setiap hari.

Jika Kau akrab dengan istilah autoregulation dalam latihan maka Kau akan mengerti bahwa itu adalah alat yang sangat berguna. Secara khusus berguna di dalam konteks Parkour, secara hal ini akan membantumu untuk mengatur rencana latihan pada hari tertentu agar bisa maksimal.

Mungkin Kau akan ingat sebuah sesi latihan dimana Kau tak bisa seimbang pada sebuah rail seperti biasanya, atau rasanya sulit sekali untuk bisa presisi pada besi tersebut tanpa oleng. Hal ini bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, dan mungkin itu adalah salah satu hari untuk melatih sesuatu yang tidak terlalu teknis.

Central Nervous System bertanggung jawab mengendalikan setiap fungsi pada tubuhmu, termasuk gerakan yang Kau lakukan, sama halnya seperti otot pada tubuh, CNS juga bisa menjadi lelah karena latihan dan perlu untuk beristirahat antar sesi latihan.

Beda jenis latihan akan berdampak berbeda pula pada CNS, jika Kau telah berlatih sangat keras beberapa hari belakangan maka tidak heran Kau akan kesulitan untuk memperoleh keseimbangan hari ini. Bahkan jika ototmu terasa baik-baik saja, CNS mu mungkin saja sedang lelah dan menjadi agak sulit untuk mengendalikan otot yang menjaga stabilitas tubuh ketika menyeimbangkan diri.

Jadi dengarkan tubuhmu dan sadari betapapun Kau merasa segar dan bugar, sangat bijak untuk menggunakan latihan keseimbangan sebagai bagian dari pemanasan untuk melihat seberapa segar CNS mu hari itu.

---

8. Jika ragu, sederhanalah

Kau tak harus membuat latihanmu rumit hanya untuk mengejar progress. Hanya dengan melatih gerakan sederhana tapi dengan kualitas tinggi secara rutin akan memakan waktu yang lama dan bisa membuatmu lebih baik. Jika sedang ragu, squat, sprint, climb dan latihlah precision jump mu. Keempat latihan ini yang paling banyak digunakan dalam Parkour, dan Kau bisa menambahkan "kerumitan" dan variasi jika Kau mau.

---

9. Latihlah hal-hal sederhana seolah hidupmu tergantung padanya, mungkin saja.

Banyak praktisi parkour menjadi sangat ahli ketika bergerak di daerah rendah, tapi kehilangan kemampuannya ketika mereka berada di ketinggian, bahkan tanpa ada perbedaan jarak pada lompatannya.
Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan melatih setiap gerakan dan lompatan seolah-olah Kau sedang berada di ketinggian. Dengan beberapa kali latihan Kau akan mulai merasakan kengerian dan keraguan seperti ketika berada di ketinggian, tapi lakukan di tempat yang aman. Digabungkan dengan beberapa latihan yang di luar zona nyaman mu, Kau secara bertahap akan mulai mengurangi rasa gamang di ketinggian dan Kau juga aka melatih tubuhmu untuk melakukan lompatan pertama kalinya, yang merupakan keterampilan yang sangat berharga dan seringkali diremehkan.

10. Jika sebuah gerakan tidak berguna bagimu, tidak usah dilakukan

Hanya karena teman-temanmu melakukan '180 cat leap' bukan berarti Kau juga harus melakukannya. Pikirkan untuk dirimu sendiri dan jika Kau tidak bisa menikmati sebuah gerakan atau jika itu bukan sesuatu yang akan Kau pergunakan maka tidak usah dilakukan. Parkour itu tentang mengatasi rintangan secara aman dan efektif pada situasi tertentu. Terkadang situasi meminta untuk pelan, tenang, dan penuh kehati-hatian, dan terkadang Kau bisa menggenjot dengan penuh kecepatan, tapi gerakan itu sendiri tidaklah penting.

Saya mengenal beberapa teman yang tidak suka melakukan cat pass/kong, mereka bisa, tapi mereka tidak suka dan lebih memilih untuk berlari dan melompati obstaclenya, dan itu berhasil.

11. Berhentilah mencemaskan tentang sepatumu

Saya telah melihat 'master' dari kegiatan ini bergerak dengan leluasa tanpa menggunakan alas kaki atau bahkan mengenakan sepatu boots. Jika teknikmu benar maka alas kaki apa yang Kau kenakan bukanlah hal yang penting. Tentu saja, ada beberapa jenis sepatu yang memang dirancang khusus untuk Parkour, tapi jika Kau mengikuti beberapa aturan umum, maka Kau tidak akan salah.

Gunakan sepatu yang memiliki sol yang terbuat dari karet dan memiliki daya cengkeram yang bagus baik saat kering maupun basah, baik pada tembok, kayu, atau besi. Coba dulu sebelum Kau membelinya. Hindari sepatu yang mempunyai bagian plastik pada sol nya karena akan sangat licin jika digunakan pada besi. Tergantung dari kebiasaanmu, coba minimalisir ketebalan dari sol sepatu yang Kau gunakan dan secara bertahap hingga Kau nyaman menggunakan sepatu yang tipis seiring menguatnya kakimu dan semakin baiknya landingmu.

Hindari pengunaan penguat ankle karena hanya akan membatasi pergerakan natural ankle dan memicu terjadinya cidera pada lutut yang mana akan menyebabkan keterbatasan lainnya. Dan cobalah untuk menggunakan sepatu dengan sol yang rata, karena jika ada sol dengan bagian tebal di bagian tumit maka akan memperpendek dan memperlemah Achilles tendon mu.

Terlepas dari beberapa panduan sederhana, sepatu yang Kau kenakan tidaklah terlalu penting. Merek bukanlah sesuatu yang relevan dan jangan percaya segala omong kosong kelebihan teknologi mereka. Ada beberapa penelitian terbatu yang menunjukkan hubungan langsung antara harga sepatu dan kemungkinan untuk cidera karena penggunaan sepatu tersebut. Semakin beda bentuk sepatu yang digunakan dari bentuk natural kaki manusia, semakin banyak masalah yang muncul. Coba baca Born to Run oleh Christopher McDougall untuk informasi lebih lanjut mengenai topik ini.

Kau bisa mengganti sepatumu secara rutin, ingatlah bahwa sepatu adalah salah satu dari beberapa hal yang Kau beli untuk ber-Parkour. Semakin Kau meningkatkan kemampuanmu semakin bertahan lama pula sepatumu.

12. Climb

Jika Parkour bisa dipecah menjadi tiga gerakan saja, maka itu adalah berlari, melompat, dan memanjat. Dari ketiga gerakan tersebut, mayoritas praktisi Parkour hanya menyukai lompatan, membenci berlari, dan melupakan memanjat.

Kebanyakan praktisi Parkour adalah seorang pemanjat yang buruk karena mereka hanya mengandalkan kekuatan tubuh bagian atas tanpa memperhatikan tekniknya. Saya bukanlah pemanjat yang ulung, tapi saya telah fokus pada teknik memanjat selama beberapa tahun belakangan dan sangat membantu saya bergerak dalam Parkour.

Parkour adalah tentang melewati rintangan, ya, tapi beberapa ringtangan hanya bisa dilewati dengan pelan dan tenang. Ketika temboknya terlalu tinggi untuk di-wall run maka mungkin pilihanmu satu-satunya adalah untuk memanjatnya. Cobalah untuk melatih teknik memanjatmu, utamakan posisi kaki untuk mengurangi beban di tanganmu. Sebagai pedoman keselamatan umum, ketika memanjat pastikan ada tiga titik kontak dengan obstacle dan gerakkan hanya satu bagian tubuh (tangan atau kaki) saat bergerak.

---

13. Kuasai teknik memanjat dan muscle-up

Tidak ada pengecualian

---

bersambung...

Artikel asli di sini
Oleh: Chris 'Blane' Rowat

Alih bahasa dan penyesuaian seperlunya oleh: Adrian Arif
Rakhmat's Home Enjoy!