:::: MENU ::::

Selamat datang di Weblog pribadi saya. Semoga informasi yang saya berikan bermanfaat ya kawans!

  • Apakah Saat Ini Indonesia Siap Menjadi Pemain Utama Pada Industri Mobil Listrik Nasional?

  • Kontroversi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Di Indonesia

  • Harga BBM Naik: Inilah Alasan Kenapa Subsidi BBM Harus Dikurangi

  • 6 Hal Yang Terjadi Jika Kita Mengaktifkan Energi Nuklir Di Indonesia

  • 7 Sumber Utama Energi Masa Depan

  • Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Program Listrik 35000 MW Era Pak Jokowi

  • Apakah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Efektif Jika Diterapkan Di Indonesia?

Jumat, 04 September 2015

TO BE AND TO LAST (etre et durer) adalah salah satu dari sekian banyak istilah yang sering terlontar di kalangan Parkour tradisional. Tapi apa maksud dari istilah itu sebenarnya? Tergantung kepada siapa Kau bertanya, tetapi kebanyakan orang akan sepakat tentang prinsip dasar yang ada di baliknya.

Berdasar atas apa yang saya pahami, istilah tersebut mengajarkan seseorang untuk melatih tubuh dan pikirannya agar siap dan siaga kapanpun, dimanapun, dan untuk bisa bertahan selama mungkin. Istilah tersebut dimaksudkan agar seseorang harus menjadi kuat, tak hanya kuat secara fisik, tapi seseorang tersebut juga harus ulet, berpikiran bebas, percaya diri, namun tetap rendah hati. Seseorang tersebut harus belajar mandiri dan menjadi berguna bagi orang-orang yang dicintainya dan berkeinginan untuk selalu memperoleh kemajuan.

TO LAST? sebuah pepatah 'Api paling terang paling cepat padam' memang benar adanya di dalam Parkour. Apa gunanya seseorang yang cuma bisa bertahan selama 5 tahun dan harus berhenti berlatih karena nyeri lutut dan pergelangan yang patah? Seberepa berguna tubuh yang tidak bisa bergerak tanpa rasa nyeri karena digunakan secara asal-asalan selama bertahun-tahun? Perjalanan dalam Parkour tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi sebuah tontonan yang mengagumkan, Parkour dimaksudkan untuk menjadi sebuah perjalanan panjang seumur hidup dalam pencarian untuk menjadi seseorang yang lebih baik, dan bukan untuk terhenti hanya karena tanda-tanda penuaan mulai muncul. Tidak, tidak selagi pikiran masih muda. Tidak selagi jiwa masih menginginkan pertualangan, dan tantangan dan bermain.

Suatu hari Kau mungkin sudah tak mampu lagi melakukan lompatan seperti ketika Kau masih muda, tapi Kau masih akan cukup kuat untuk membantu cucumu melakukan Cat Leap pertamanya, benar? Kau masih akan tetap memiliki keseimbangan, pertimbangan, dan pengetahuan yang luar biasa, dan akan masih mampu melewati tembok yang tinggi jika perlu. Kau masih akan cukup aktif dan gesit untuk menjadi seseorang yang mandiri dan berguna bagi dirimu sendiri, bagi keluarga, dan teman-temanmu.

Itulah Parkour yang sebenarnya, MELOMPAT HANYALAH BAGIAN DARI DISIPLIN INI. Parkour adalah tentang mengetahui apa yang bisa Kau perbuat menggunakan apa yang Kau miliki, dan berani untuk bertindak ketika keadaan membutuhkanmu. Dan itu bisa dilatih hingga nanti di hari kita mati.

Bah!, tujuanku masih tetap untuk menjadi orang tua yang duduk di dekat meja, yang menjadi orang satu-satunya yang mampu membuka toples acar yang keras.



foto dikutip dari: crossfitthoroughbreds.com
---

Perjalan Parkour ku dimulai pada September 2003. Sebelum waktu itu, jumlah praktisi baru yang berlatih setiap minggunya masih bisa dihitung menggunakan satu tangan, dan semua berubah ketika Jump London mulai mengudara di Channel 4 di UK yang menjadi titik tolak perkembangan besar dalam Parkour. Jump Britain, sekuel dari Jump London, membawa gelombang besar berikutnya dimana ratusan hingga ribuan orang mencari di informasi mengenai Parkour di internet.

Tidak banyak informasi yang tersedia kala itu, tetapi waktu telah berubah. Sekarang sudah tersedia ratusan tutorial, artikel, dan para instruktur yang benar, yang memastikan bahwa kandungan Parkour yang sebenarnya tersedia di luar sana bagi yang berkeinginan untuk mencarinya.

Sekarang laju perkembangan Parkour sulit untuk dijaga. Setiap film aksi Hollywood harus memiliki adegan kejar-kejaran di atas atap setelah atau sebelum adegan kejar-kejaran menggunakan mobil, dan istilah Parkour and Freerunning telah menjadi akrab dengan mayoritas dunia barat dan jauh melampaui itu.

Jadi, melihat hal ini, saya tidak perlu lagi khawatir dengan perkembangan disiplin ini. Saya telah bertemu dengan instruktur dan praktisi yang baik dari seluruh dunia untuk mengetahui bahwa Parkour berada di tangan yang benar, dan bahkan jika media hanya menyorot bagian yang mengagumkan saja, masyarakat cukup cerdas untuk menggali sedikit lebih dalam dan menemukan apa Parkour itu sebenarnya jika mereka serius.

Saya percaya bahwa para pendatang baru akan menemukan komunitas di negara mereka dan mampu membuat keputusan terdidik mengenai siapa yang bisa dipercaya, biasanya rendah hati, dan siapa yang palsu. Mereka yang berjuang di luar selubung tipis YouTube, kompetisi RedBull(SHIT), artikel koran dan iklan TV, akan menemukan banyak informasi yang terpercaya dan orang-orang yang baik yang akan menunjukkan cara berlatih yang benar. Hampir kebanyakan media yang mengekspos Parkour hanya menunjukkan ujung dari gunung es, sedangkan kandungan yang besarnya terdapat di bawah permukaan, yang menunggu untuk disantap oleh para pemula jika mereka mau berusaha.

Harapan Saya adalah bahwa artikel yang terdiri dari 5 bagian ini bisa menjadi satu dari sekian banyak sumber terpercaya yang tersedia bagi mereka yang ingin untuk menyelam lebih dalam.

Yang berikut ini adalah lebih dari 50 nasehat dan saran yang bisa Saya berikan kepada para praktisi Parkour, dari semua tingkatan, agar mereka bisa TO BE and TO LAST dalam disiplin ini. Ini adalah kumpulan pemikiran, pengalaman, dan pendapat, baik personal maupun hasil percakapan dengan para veteran beruban, domestik maupun luar negeri selama satu dekade ke belakang.
Artikel ini akan dirilis mingguan agar lebih mudah dicerna.

Selamat menikmati


BAGIAN 1: MELATIH TUBUH

Bagian utama dari TO BE and TO LAST berhubungan dengan bagaimana Kau melatih dan mengasah kemampuan tubuhmu. Point berikut mencakup topik-topik utama yang Saya harap sudah saya ketahui ketika pertama kali berlatih.

---

1. Utamakan gerakan berkualitas tinggi


Hal ini untuk selalu mengingatkanmu bahwa Parkour adalah tentang bergerak (flow), bukan teknik individu. Sementara program SnC yang mumpuni akan membantumu untuk memperoleh kemajuan dan melindungi tubuhmu dari cidera, point keseluruhan dari menjadi kuat dan melindungi tubuhmu adalah agar Kau memiliki mesin yang fungsional dan bisa dipergunakan untuk mengeksplor lingkungan sesuai dengan keinginanmu.

Mencari kesempurnaan dalam setiap gerakan dengan selalu berlatih untuk memperoleh gerakan dengan kualitas dan standar yang tinggi, terlepas dari apapun gerakannya, harus selalu menjadi  prioritas bagi setiap praktisi Parkour. Hal ini membutuhkan repetisi secara tenang, teratur dan presisi, untuk menguasai bahkan gerakan yang paling sederhana. Semakin sering Kau berlatih untuk memantapkan teknik dasar, semakin besar kepercayaan dirimu dan semakin banyak pula 'kosa kata' gerakanmu secara keseluruhan.

Ingatlah bahwa gerakan Parkour itu sendiri adalah latihan fisik yang sangat bagus. Jika bio-mekanis dari setiap gerakanmu benar, maka gerakan itu sendiri yang akan memperkuat tubuhmu dan memperkecil kerusakan yang terjadi. Kau menggunakan seluruh tubuhmu untuk bergerak menyusuri daerah tertentu dan Kau tak bisa mengalahkan momentum yang sebenarnya ketika tubuhmu tertekan sesuai dengan apa yang Kau inginkan untuk beradaptasi dan menjadi lebih baik dalam Parkour. Berlatih gerakan sederhana, namun berkualitas tinggi secara rutin dipadu dengan latihan kekuatan yang solid akan sangat sangat berguna bagimu.

---

2. Pengejaran kekuatan

Tak peduli apakah Kau seorang pemula atau telah berlatih selama bertahun-tahun, tujuan utamamu adalah untuk menjadi lebih kuat. Rippetoe mengingatkan kita "Orang yang kuat lebih sulit untuk dibunuh dibanding orang yang lemah, dan lebih berguna secara umum".

Kekuatan adalah tanah yang subur dimana kemampuan fisik yang lainnya berkembang. Jika Kau ingin melompat lebih jauh, mencegah cidera, meningkatkan daya tahan, dan meningkatkan kepadatan tulangmu maka Kau harus menjadi lebih kuat. Ya, meningkatan kekuatanmu juga akan meningkatkan daya tahanmu. Sesorang yang bisa melakukan 50 push-ups akan bisa terus berkembang dan mampu melakukan repetisi lebih banyak jika ia meningkatkan kekuatan upper body nya.

Dan Ya, tambahan kekuatan akan juga membuatmu melompat lebih jauh dengan cara meningkatkan kemampuan tubuh untuk memberikan gaya pada objek eksternal, apabila objek eksternal tersebut adalah tanah/lantai, kita bisa mendorong tanah/lantai tersebut dengan gaya/tolakan yang lebih besar yang hasilnya adalah lompatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Sekarang telah ada ribuan buku yang dengan sangat rinci menjelaskan tentang peningkatan kekuatan, tapi untuk merangkumnya: cobalah latihan yang melibatkan beberapa sendi yang bisa diukur, lakukan secara sempurna, dan buat latihan itu semakin sulit seiring Kau berkembang.

Latihan angkat berat compound seperti squat dan deadlift harus menjadi bagian yang pokok di sini,  dan akan membantu perkembangan sistemik. Latihan angkat berat Olympic adalah latihan lain yang cukup berguna bagi mereka yang ingin memaksimalkan perkembangan tenaga.

Mempelajari bagaimana dasar-dasar melakukan Power Clean tidak akan memakan waktu terlalu lama jika di bawah arahan pelatih yang berpengalaman, dan hal ini akan memberimu metode latihan ber-impact rendah yang akan memaksimalkan penambahan tenaga seiring dengan bertambah kuatnya dirimu.

Ingatlah bahwa suatu jenis latihan tertentu merupakan latihan kekuatan bagi seseorang. Jika Kau tidak bisa melakukan 1 push up, maka latihan kekuatan yang baik untukmu adalah dengan menggunakan band (tali karet) untuk membantumu mendorong ke atas dengan postur yang sempurna, dimana ini akan menjadi tidak berguna bagi seseorang yang sudah mampu melakukan banyak push up.

Ini adalah tentang kejujuran untuk menilai dan mengenal dirimu dan kemampuanmu, dan memilih latihan kekuatan yang tepat untukmu. Angkat beban dan rompi pemberat sangat berguna karena bebannya bisa diatur dan ditingkatkan secara bertahap.

---

3. Berlatih layaknya seorang atlet

Jika gerakan adalah blueprint latihan kita, dan kekuatan adalah fondasinya, maka conditioning dengan mutu yang bagus merupakan adonan semen yang akan menyatukan semua teknik kita ketika situasi menjadi berat.

Memiliki conditioning dengan mutu yang bagus artinya Kau bisa berlatih lebih lama dan pulih lebih cepat, yang artinya jumlah jam latihan per minggu akan meningkat. Yang artinya juga, jika suatu saat Kau harus menggunakan Parkour dalam situasi hidup atau mati, Kau tidak akan pingsan di lantai setelah selama semenit melakukan gerakan yang berat dan intense di bawah tekanan.

Jika Kau serius mengenai Parkour, maka Kau mungkin telah mendapat cukup dampak dan tekanan pada sendimu tanpa berkeinginan untuk menambahnya lagi selama latihan conditioningmu, jadi memilih latihan yang lebih bersahabat dengan sendi, efektif, dan efisien adalah kuncinya. Cardiovascular memang penting, tapi tak perlu pula untuk berjoging selama berjam-jam di aspal. Berlarilah secara cepat pada permukaan yang lebih lunak. Carilah lereng yang curam dan tinggi, dan masukkan latihan sprint mendaki ke dalam pola latihanmu sebanyak 1-2 kali seminggu.
Mengangkut, mendorong, melempar atau menyeret beban yang berat seperti sebuah kereta luncur, batu besar, atau bahkan mobil selama 10 menit akan memberi keuntungan lebih besar pada kebugaran tubuhmu dibanding satu jam berlari pada treadmill.

Lakukan sekeras mungkin selama 2 menit, 4 menit, atau 10 menit, dengan atau tanpa istirahat dan Kau akan menyadari bahwa tak hanya kemampuan kerja dan daya tahanmu yang meningkat, tapi juga Kau mempertahankan tingkat kekuatanmu bersamaan dengan itu.

Bukan bermaksud mengatakan bahwa latihan cardiovascular yang lebih lama dan statis itu tidak berguna, tapi hal itu punya proporsi tersendiri dengan jumlah tertentu yang menjadi bagian dari program latihanmu, dan bukan sesuatu yang Kau lakukan setiap hari.

Tubuh manusia itu tidak bisa beradaptasi dengan berbagai macam 'stressor' dalam sekali waktu, jadi Kau tak akan bisa meningkatkan kekuatanmu secara signifikan jika Kau juga berjogging jarak jauh setiap hari. Berlatihlah secara periodik atau dalam siklus tertentu dimana Kau melatih kekuatan area tertentu sambil menjaga kekuatan area yang lain. Berhati-hatilah memilih latihannya, jangan sampai latihan yang satu malah 'menghapus' hasil latihan yang telah Kau lakukan berbulan-bulan sebelumnya.

Coba cari tentang 'TABATA' training dan 'finishers' dan jadikan sebagai bagian utama dari latihan conditioning fisikmu. Squat menggunakan beban yang dilakukan dengan postur yang benar dalam set yang banyak akan lebih berguna dibanding marathon.

4. Temukan hal yang sulit dan lakukan repetisi hingga menjadi mudah

Sulit bukan berarti tidak mungkin. hanya saja sulit berarti memerlukan konsentrasi penuh, teknik yang sempurna, dan jumlah tenaga yang tepat untuk melakukannya. Jika Kau bisa melakukannya dengan sempurna setiap saat maka itu berarti tidak sulit bagimu.
Triknya adalah temukan sebuah gerakan yang dirasa sulit, entah itu lompatan atau tantangan, dan habiskan waktu dengannya. Ulangi terus, perhatikan secara objektif setiap kali Kau melakukannya, dan usahakan untuk membuat peningkatan setiap kali. Jika Kau melompat terlalu jauh pada usaha pertama, dan terus begitu untuk 5 lompatan berikutnya, artinya Kau harus menurunkan tenagamu secara bertahap dan perlahan hingga lompatanmu bisa pas atau malah kurang.

Coba, analisa, sesuaikan, hajar, lagi, dan lagi

Ketika Kau sudah bisa melakukannya dengan benar setiap kali Kau mencobanya dan sudah terasa gampang, maka cobalah hal baru. Temukan tantangan baru, sebuah lompatan atau gerakan dan ulangi prosesnya. Gunakan pengalamanmu dari lompatan sebelumnya untuk memberimu rasa percaya diri.

Kesalahan terbesar yang sering orang-orang lakukan adalah pindah sebelum mereka bisa secara sempurna melakukan suatu hal. Seringkali masih banyak hal yang bisa dipelajari dari sebuah lompatan dibanding apa yang mereka pikirkan, mereka hanya pecicilan lompat sana sini, menjadi sedikit lebih baik saja, tapi tak pernah benar-benar MENGUASAI nya. Bisakah Kau melakukannya kalau hujan? Bisakah Kau melakukannya jika gelap?

---

5. Latih kedua sisi (Ambidexterity)

Kau tak harus benar-benar bisa mempergunakan kedua sisi tangan atau kakimu dengan sama, paling tidak Kau cukup kompetenuntu k mempergunakan sisi yang lemahmu. Saya kenal orang-orang yang mampu melakukan running jump yang jauh tanpa rasa ragu tiba-tiba tidak bisa bergerak karena harus melakukan sebuah lompatan sederhana berjarak satu kaki ke sebuah rail menggunakan kaki yang non-dominan.
Jika ketimpangan yang terjadi sebegini besar maka tentu ada sesuatu yang salah. Orang-orang semacam ini tidak hanya rugi secara keterbatasan teknik, tapi juga mereka mempertaruhkan daftar panjang dari ketidakseimbangan otot dengan menjadi dominan hanya pada satu sisi. Masalah postur dan struktur tubuh akan memicu pada rasa sakit yang kronis yang akan muncul kelak jika bukan sekarang. Layaknya bom waktu menunggu meledak.

Berita baiknya adalah Kau bisa memperbaiki hal ini dengan mudah sebelum menjadi masalah dan jika sudah menjadi masalah maka Kau bisa memulai untuk menyeimbangkan kembali tubuhmu. Tidak ada masalah dengan mempunyai satu sisi dominan, karena setiap orang begitu, hanya saja pastikan Kau melatih sisi tubuhmu yang lemah setiap minggu.
Saya menargetkan untuk melatih kedua sisi secara seimbang sebanyak 90% dari waktu latihan dan Saya menerima fakta bahwa akan ada gerakan atau lompatan yang gagal dalam kategori 10% yang tidak akan berhasil dilakukan hari ini.
Lompatan yang besar, menakutkan, dan penuh teknik yang memaksamu untuk mengerahkan seluruh kemampuanmu juga akan berhasil pada sisi yang lain? Terkadang Kau hanya perlu melakukan saja tanpa harus merisaukan untuk melakukannya juga pada sisi yang lemah. Terkadang.

Salah satu cara yang menarik untuk melatih hal ini adalah dengan berlatih seharian penuh hanya pada sisi yang lemah mu, dan Kau akan kaget melihat seberapa jauh Kau telah meningkat.

---

6. Temukan lompatan yang paling aneh dan biarkan lompatan itu sendiri yang menentukan tekniknya.

Lupakan soal nama. Lompatan favoritku adalah lompatan yang tidak bisa dikategorikan. Seperti lompatan yang mengharuskanmu melompat cukup tinggi untuk melewati tembok tapi tidak terlalu tinggi agar kepalamu tidak membentur cabang kayu di atasnya dan Kau harus berputar 74 derajat ke arah kanan dan meraih pegangan dengan tangan kirimu di sudut yang tak terlihat, tanpa kakimu menyentuh lantai. Lompatan yang sangat rumit dimana memikirkan tentangnya hanya akan membuat semakin sulit. Lompatan yang memaksa insting mu untuk mengambil kuasa tertinggi, dan biarkan tubuhmu menyesuaikan di udara.

"Wow, dia barusan..tapi, apa itu tadi?"
"Sebuah lompatan"

Orang-orang prancis itu punya pola pikir yang benar dalam hal ini. Jika mereka berbicara tentang sebuah rute, mereka tak pernah menyebut istilah cat leaps, precision jumps, turn vaults, dan wall run, tapi mereka hanya akan menunjuk dan berkata 'tac, tac, tac, tac, taaaac!' untuk menunjukan kemana mereka akan pergi, dan ini sangat hebat. Mereka lebih mengutamakan rintangannya, jalurnya, rutenya, dan arahnya, dibanding fokus pada tekniknya, dan itu sebuah jalan pemikiran yang bebas tentang parkour.

Saya masih heran melihat praktisi parkour yang pergi ke tempat latihan untuk melakukan lompatan seperti yang mereka lihat di video dan merekam aksi mereka melakukan lompatan yang persis sama. Atau mereka ke tempat latihan untuk melakukan cat leaps atau kong to precision ketimbang melihat apa yang ada di sana dan biarkan obstacle dan medannya yang menetukan gerakan.

Fokus pada obstacle!

---

7. Tes CNS mu dan sesuaikan latihanmu setiap hari.

Jika Kau akrab dengan istilah autoregulation dalam latihan maka Kau akan mengerti bahwa itu adalah alat yang sangat berguna. Secara khusus berguna di dalam konteks Parkour, secara hal ini akan membantumu untuk mengatur rencana latihan pada hari tertentu agar bisa maksimal.

Mungkin Kau akan ingat sebuah sesi latihan dimana Kau tak bisa seimbang pada sebuah rail seperti biasanya, atau rasanya sulit sekali untuk bisa presisi pada besi tersebut tanpa oleng. Hal ini bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, dan mungkin itu adalah salah satu hari untuk melatih sesuatu yang tidak terlalu teknis.

Central Nervous System bertanggung jawab mengendalikan setiap fungsi pada tubuhmu, termasuk gerakan yang Kau lakukan, sama halnya seperti otot pada tubuh, CNS juga bisa menjadi lelah karena latihan dan perlu untuk beristirahat antar sesi latihan.

Beda jenis latihan akan berdampak berbeda pula pada CNS, jika Kau telah berlatih sangat keras beberapa hari belakangan maka tidak heran Kau akan kesulitan untuk memperoleh keseimbangan hari ini. Bahkan jika ototmu terasa baik-baik saja, CNS mu mungkin saja sedang lelah dan menjadi agak sulit untuk mengendalikan otot yang menjaga stabilitas tubuh ketika menyeimbangkan diri.

Jadi dengarkan tubuhmu dan sadari betapapun Kau merasa segar dan bugar, sangat bijak untuk menggunakan latihan keseimbangan sebagai bagian dari pemanasan untuk melihat seberapa segar CNS mu hari itu.

---

8. Jika ragu, sederhanalah

Kau tak harus membuat latihanmu rumit hanya untuk mengejar progress. Hanya dengan melatih gerakan sederhana tapi dengan kualitas tinggi secara rutin akan memakan waktu yang lama dan bisa membuatmu lebih baik. Jika sedang ragu, squat, sprint, climb dan latihlah precision jump mu. Keempat latihan ini yang paling banyak digunakan dalam Parkour, dan Kau bisa menambahkan "kerumitan" dan variasi jika Kau mau.

---

9. Latihlah hal-hal sederhana seolah hidupmu tergantung padanya, mungkin saja.

Banyak praktisi parkour menjadi sangat ahli ketika bergerak di daerah rendah, tapi kehilangan kemampuannya ketika mereka berada di ketinggian, bahkan tanpa ada perbedaan jarak pada lompatannya.
Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan melatih setiap gerakan dan lompatan seolah-olah Kau sedang berada di ketinggian. Dengan beberapa kali latihan Kau akan mulai merasakan kengerian dan keraguan seperti ketika berada di ketinggian, tapi lakukan di tempat yang aman. Digabungkan dengan beberapa latihan yang di luar zona nyaman mu, Kau secara bertahap akan mulai mengurangi rasa gamang di ketinggian dan Kau juga aka melatih tubuhmu untuk melakukan lompatan pertama kalinya, yang merupakan keterampilan yang sangat berharga dan seringkali diremehkan.

10. Jika sebuah gerakan tidak berguna bagimu, tidak usah dilakukan

Hanya karena teman-temanmu melakukan '180 cat leap' bukan berarti Kau juga harus melakukannya. Pikirkan untuk dirimu sendiri dan jika Kau tidak bisa menikmati sebuah gerakan atau jika itu bukan sesuatu yang akan Kau pergunakan maka tidak usah dilakukan. Parkour itu tentang mengatasi rintangan secara aman dan efektif pada situasi tertentu. Terkadang situasi meminta untuk pelan, tenang, dan penuh kehati-hatian, dan terkadang Kau bisa menggenjot dengan penuh kecepatan, tapi gerakan itu sendiri tidaklah penting.

Saya mengenal beberapa teman yang tidak suka melakukan cat pass/kong, mereka bisa, tapi mereka tidak suka dan lebih memilih untuk berlari dan melompati obstaclenya, dan itu berhasil.

11. Berhentilah mencemaskan tentang sepatumu

Saya telah melihat 'master' dari kegiatan ini bergerak dengan leluasa tanpa menggunakan alas kaki atau bahkan mengenakan sepatu boots. Jika teknikmu benar maka alas kaki apa yang Kau kenakan bukanlah hal yang penting. Tentu saja, ada beberapa jenis sepatu yang memang dirancang khusus untuk Parkour, tapi jika Kau mengikuti beberapa aturan umum, maka Kau tidak akan salah.

Gunakan sepatu yang memiliki sol yang terbuat dari karet dan memiliki daya cengkeram yang bagus baik saat kering maupun basah, baik pada tembok, kayu, atau besi. Coba dulu sebelum Kau membelinya. Hindari sepatu yang mempunyai bagian plastik pada sol nya karena akan sangat licin jika digunakan pada besi. Tergantung dari kebiasaanmu, coba minimalisir ketebalan dari sol sepatu yang Kau gunakan dan secara bertahap hingga Kau nyaman menggunakan sepatu yang tipis seiring menguatnya kakimu dan semakin baiknya landingmu.

Hindari pengunaan penguat ankle karena hanya akan membatasi pergerakan natural ankle dan memicu terjadinya cidera pada lutut yang mana akan menyebabkan keterbatasan lainnya. Dan cobalah untuk menggunakan sepatu dengan sol yang rata, karena jika ada sol dengan bagian tebal di bagian tumit maka akan memperpendek dan memperlemah Achilles tendon mu.

Terlepas dari beberapa panduan sederhana, sepatu yang Kau kenakan tidaklah terlalu penting. Merek bukanlah sesuatu yang relevan dan jangan percaya segala omong kosong kelebihan teknologi mereka. Ada beberapa penelitian terbatu yang menunjukkan hubungan langsung antara harga sepatu dan kemungkinan untuk cidera karena penggunaan sepatu tersebut. Semakin beda bentuk sepatu yang digunakan dari bentuk natural kaki manusia, semakin banyak masalah yang muncul. Coba baca Born to Run oleh Christopher McDougall untuk informasi lebih lanjut mengenai topik ini.

Kau bisa mengganti sepatumu secara rutin, ingatlah bahwa sepatu adalah salah satu dari beberapa hal yang Kau beli untuk ber-Parkour. Semakin Kau meningkatkan kemampuanmu semakin bertahan lama pula sepatumu.

12. Climb

Jika Parkour bisa dipecah menjadi tiga gerakan saja, maka itu adalah berlari, melompat, dan memanjat. Dari ketiga gerakan tersebut, mayoritas praktisi Parkour hanya menyukai lompatan, membenci berlari, dan melupakan memanjat.

Kebanyakan praktisi Parkour adalah seorang pemanjat yang buruk karena mereka hanya mengandalkan kekuatan tubuh bagian atas tanpa memperhatikan tekniknya. Saya bukanlah pemanjat yang ulung, tapi saya telah fokus pada teknik memanjat selama beberapa tahun belakangan dan sangat membantu saya bergerak dalam Parkour.

Parkour adalah tentang melewati rintangan, ya, tapi beberapa ringtangan hanya bisa dilewati dengan pelan dan tenang. Ketika temboknya terlalu tinggi untuk di-wall run maka mungkin pilihanmu satu-satunya adalah untuk memanjatnya. Cobalah untuk melatih teknik memanjatmu, utamakan posisi kaki untuk mengurangi beban di tanganmu. Sebagai pedoman keselamatan umum, ketika memanjat pastikan ada tiga titik kontak dengan obstacle dan gerakkan hanya satu bagian tubuh (tangan atau kaki) saat bergerak.

---

13. Kuasai teknik memanjat dan muscle-up

Tidak ada pengecualian

---

bersambung...

Artikel asli di sini
Oleh: Chris 'Blane' Rowat

Alih bahasa dan penyesuaian seperlunya oleh: Adrian Arif

0 komentar:

Posting Komentar

Rakhmat's Home Enjoy!